Kepingan yang tertinggal..

Tunggu sejenak..usah terburu mengejarku..

bukankah telah ku berikan seprauh jiwaku untukmu?

Apakah itu tak cukup tuk membuatmu yakin?

Separuhnya lagi pasti ku berikan saat ku pulang..

aku hanya minta satu hal sederhana darimu..

tolong jaga sekeping cintaku dengan baik..

serpihan rasa yang telah hancur karenamu..

meski ia tak utuh..meski ia tak sempurna..

keyakinan yang ku berikan padamu adalah harapan yang besar dariku..

jaga baik-baik kepingan itu..

usah kau berlari..usah pula kau mencari..

yakinlah..disini akupun menjaga kepingan itu..

aku masih menyimpan sisa cinta yang dulu hancur karenamu..

aku hanya minta waktu dalam kesendirianku..

aku tahu kau masih mencintaiku..kau sangat mencintaiku..

dan mungkin aku pun seperti itu..

tapi biarkan aku nikmati kesendirianku dulu..

dengan kepingan yang tersisa dari kisah kita..

dari masa laluku..

nb. Berikan waktu tuk menata hati..

cinta tak kan pernah lari..

Mimpi itu..

Pagi ini aku terbangun dengan bayang mimpi yang nyata..

masih kurasa lembut kulitmu, harum tubuhmu, dan senyum itu..

Aku memimpikanmu..begitu nyata kau hadir disitu..

menggenggam erat tanganku..memelukku..dan menatapku manja..

“Aku datang dan tak kan lagi pergi..”

Masih jelas kata yang kau ucapkan..

Kata yang sama yang kau janjikan padaku empat tahun yang lalu..

dan hari ini, mimpi itu telah ingatkan aku lagi..

empat tahun sudah kita tak bertemu..

empat tahun sudah aku menunggumu kembali disini..

empat tahun sudah ku jaga cinta ini..

Hari ini, seharusnya kau pulang dari Belgia..

Benarkah kau kan pulang? Benarkah janji yang dulu kita dekap?

Kekasihku, hari ini seharusnya penantian itu berakhir..

Kau dan aku..bersama lagi..

Aku tak sabar menjemputmu..

Tak sabar menatapmu..dan mengatakannya..

Aku sayang kamu..

nb. Penantian yang tulus..

Kan terbalas kebahagiaan sesungguhnya..

Bukan cintaku..

Aku pernah mengatakannya kepadamu..

dan mungkin aku juga sering menegaskan kepadamu..

Aku tak bisa kau miliki seutuhnya..

rasa yang aku beri, perhatian yang aku tunjukkan,

hanya karena aku mengagumimu sebagai wanita..

sebagai perempuan yang hebat..yang memberiku arti tentang kenyataan hidup..

bukan sebagai lelaki yang jatuh cinta..

maaf, mungkin aku terlalu jahat..terlalu menyakiti..

aku pun tak bisa memaksamu untuk menerima keadaan ini..

tapi hatiku, cintaku, telah jadi miliknya..hanya untuknya saja..

aku tak mampu membaginya, tak mampu menyerpihkannya..

meski hanya sebatas sayang dan kerinduan..

kesalahpahaman ini tak seharusnya menutup pengertian kita..

aku bukan untukmu..aku hanya temanmu..sebatas itu saja..

aku yakin kau kan bahagia..dengan lelaki yang mencintaimu..

bukan aku..

nb. Kesalahpahaman rasa..

tak seharusnya menutup pengertian..

Pulang bersamaku..

Aku ingin pulang..ke rumahku di kampung sana..
Aku ingin mendekap nuansa hijau di ladangku..
Aku ingin memeluk kelembutan awan mendungku di senja itu..
Dan aku ingin terbuai kesejukan embun pagiku..
mungkin saja pohon apel itu telah tumbuh dan berbuah..
dan ukiran nama kita di rantingnya telah menjadi lukisan yang indah..
aku ingin menyeberangi sungai dimana kita dulu mencari ikan dan teratai..
susuri pematang yang tersenyum melihat kita yang begitu polos..dan bahagia..
dan burung gereja dengan sarangnya di ujung rumpun padi..
Sayangku..aku merindukan masa itu..
Ikutlah pulang denganku..
meski kini kau tak lagi milikku..
ijinkan aku kembali ke duniaku..sekali waktu saja..
kembalikan romansa itu..kembalikan senyum dan tawa itu..
pulanglah denganku..berikan aku bahagia..
ingatkah kau tentang Dobby?
domba kecil yang dulu begitu manja kepadamu..
atau Lintang? Kelinci kecil keabuan milikmu dulu?
Yang dilehernya tergantung kalung cinta bertuliskan nama kita?
masihkah kau rasakan rintik hujan kala kita pulang sekolah?
dan sebuah payung menyatukan jiwa kita dalam kesejukan petang?
aku selalu mengingatnya..disana..di sudut kota itu..
dan aku kan mengenangnya..tempatku kembali..
bersamamu..
mungkin nanti..

nb. Kenangan terkadang begitu indah..
meski itu menyakitkan..untuk dikenang..

Breathless..

Kau berikan aku tanda saat dia telah mengisi hatiku..

kau katakan bahwa aku yang terbaik untukmu..

saat dia telah menjadikanku raja dihatinya..

ada sedikit ragu dan bimbang dihati..

jujur ku akui, kau masih menjadi yang terindah dihidupku..

tapi, kini ada dia disampingku..yang mencoba berikan hidupnya untukku..

kenapa baru sekarang?

kenapa kau tak kembali saat ku benar-benar membutuhkanmu?

kenapa dulu kau tak mendengarkanku?

kenapa dulu kau menutup mata dan hatimu?

haruskah aku menjadi lelaki egois seperti dulu?

menepikannya dan mendekapmu kembali di pelukku?

apa yang harus ku katakan? apa yang harus ku lakukan?

aku tak mampu memilih..

jauh didalam hatiku, aku masih mengharapkanmu..

tapi perasaan ini tak bisa ku biarkan menyakitinya..

karena dia juga layak untuk bahagia..

meski mungkin kita berdua tak bahagia..

nb. Memilih hal yang tak ingin dipilih..

Tapi hidup adalah pilihan..

I believe..

Temanku berkata :

Dia hanya masa lalu..seperti lainnya..

kan tetap ada..tak bisa kau hapus..

tapi biarkanlah dia tetap seperti itu..sebagai bayang..

biarkan dia datang..sebagai kenangan..

bukan ancaman..bukan sakit yang tertahan..

dan dia kan menghilang..dengan lembut..dengan belaian sayang..

Kepahitan..sakit..kecewa..adalah kewajaran..

sikap kita setelah semua itu..adalah kedewasaan yang nyata..

bisakah kita bangun? bisakah kita berjalan tegak?

biarkanlah dia datang..biarkanlah ia terkenang..

karena itu adalah perjalanan..

yang pernah kita lewati sebelum mati nanti..

Aku mengerti :

Aku percaya..aku kan bahagia..meski harus melepasnya..

aku kan tersenyum..saat dia datang..

aku kan menatapnya dengan lembut..

aku kan menyapanya dengan kata yang santun..

aku telah siap dengan semua itu..temanku..

Temanku berkata :

Aku tahu..karena kau memang layak bahagia..

Aku percaya itu..

Aku berkata :

Aku pun percaya itu..

nb. Berbagi dengan yang lain..

Semua masalah pasti ada jalan keluar..

Ada penyelesaian..

WhY ?

kau datang saat ku tak lagi memikirkanmu..

kau datang saat ku benar-benar bisa melupakanmu..

kau datang saat seharusnya tak datang lagi,

kenapa?

Apa yang Tuhan rencanakan untukku?

bukankah dulu kau yang memintaku pergi?

bukankah dulu kau yang memakiku tuk menghilang?

kenapa kau harus datang lagi?

apa kini kau sadari artiku untukmu?

apa kini kau sadari berharganya aku untukmu?

satu sisi jiwaku mungkin senang melihatmu lagi,

satu sisi yang lain, aku begitu muak dengan permainan ini..

sudahlah..biarkan aku bahagia dalam siksamu seperti dulu..

aku telah terbiasa dengan itu..aku telah terlanjur menikmatinya..

aku bahagia dengan sepiku..aku telah bahagia..

sampai kau datang lagi..dan hancurkan aku..sekali lagi..

lihat aku..lihat lelaki ini..lihat baik-baik..

Bukankah aku bahagia?

nb. Sesuatu yang tak dapat dihindari..

Pasti memliki makna yang dalam..

Mungkin itu jalan bahagia..sesungguhnya..