RFID

2 05 2008

Yups, gw sekarang di interest bgt ma teknologi ini.

Radio Frequency Identification (RFID), menurut gw bagus bgt..gw jadi ngebayangin kalo semua hal bisa bermanfaat bgt dengan teknologi ini, everything will be simple..so simple i guess..

RFID adalah bentuk umum untuk teknologi yang menggunakan radio waves untuk mengidentifikasi manusia atau objek secara otomatis. Metode yang paling sering digunakan adalah untuk menyimpan serial number yang menunjukkan identitas seseorang atau benda, pada sebuah microchip yang disertakan pada antena (chip dan antena adalah RFID transponder atau sebuah tag RFID). Antena memampukan chip untuk mentransmisikan informasi identifikasi kepada reader. Kemudian reader mengubah pantulan radio waves dari tag RFID kedalam informasi digital yang dapat dilewati pada komputer yang akan menggunakannya. ( klassmaya.blogspot.com < thx guys, sorry i pick your blog here!! but, truly i just want to share about this to every one.. peace.. ).

Walaupun RFID di Indonesia berkembang pesat, namun ternyata belum ada regulasi pemerintah RI yang mengatur penggunaannya dan sampai saat ini masih dikaji oleh DIRJEN POSTEL. Artinya proyek tiket busway, Gascard dsb adalah proyek RFID ilegal tetapi tidak menyalahi aturan, sebab belum ada aturannya.

Salah satu frekuensi yang paling populer dipergunakan dalam RFID adalah 13,56Mhz. Apakah frekuensi tersebut free? Banyak literatur berbahasa Indonesia ataupun asing yang mengatakan free secara global. Sayangnya literatur berbahasa Indonesia tersebut hasil contekan dari literatur luar negeri dan tidak pernah kroscek dengan DIRJEN POSTEL. Sebenarnya kebijakan alokasi frekuensi adalah wewenang dan hak suatu negara. Indonesia berhak untuk mengatur penggunaan frekuensi secara independen. Walaupun di luar negeri frekuensi tersebut free, tetapi di Indonesia bisa saja berbeda. Sampai saat tulisan ini ditulis (2008-02-14) frekuensi tersebut belum dinyatakan free atau tidak oleh DIRJEN POSTEL. ( http://ekowahyudin.wordpress.com/2008/02/14/rfid-di-indonesia/ ).





Mawar yang terkembang

2 05 2008

Teruntuk bunga mawar yang terkembang

Yang menatap jauh pucuk – pucuk kehidupan

Dimana kau letakkan wangimu yang menawan?

Apakah aku, ataukah mereka yang kau inginkan?

Teruntuk kekasih yang bersembunyi di balik keagunan

Pada siapakah kan kau berikan, bunga mawar yang kau pegang?

Pada lebah, ataukah aku yang bertaruh dengan harapan?

Teruntuk sahabat, yang tak lagi dekat

Sahabat, pada malam yang gelap aku kan bertanya

Pada siapakah nanti hidupku kan terkait?

Sahabat, pada malam yang gelap kau pun berkata

Pada sebuah harapan yang terikat erat di nafasmu!

Bunga mawar, kekasih, dan kau sahabatku

Ada sebuah cerita yang ingin ku uraikan teruntukmu

Tentang cinta dan kehidupan, serta pengorbanan yang diberikan

Tertuju untukmu kekasihku, cerita tentang cinta yang kau puja

Aku, adalah bintang yang dulu kau pandang

Yang terlihat indah saat malammu datang

Mereka dan semua yang menatapku tak mengerti, dan yakinlah

Aku tak seindah yang kalian bayangkan tentang aku

Hanya sinar yang terang yang kau pandang, saat redupku

Tak satu pun yang memandang dengan air mata, kemana aku menghilang?

Tertuju untukmu bunga mawarku, cerita tentang kehidupan yang kau jalani

Aku, mengalir tak memandang batas, dan juga kewajaran

Aku merasuk pada siapa pun yang berhak,

Di manakah ku letakkan sayapku yang patah ?

Di ujung ranting cemara ataukah pada dahan takdir yang rapuh ?

Tidak, aku tak ingin sayapku ada di keduanya

Tidak pula sayapku hinggap di pucuk – pucuk rasa

Saat malam bulanku berkata :

Air mata tak berkata, hanya pedihkan jiwa yang ternoda “

Dan aku tahu, mawarku tak pernah mekar untukku

Tertuju untukmu sahabatku, cerita tentang manusia yang berhak

Dapatkan cinta dari puing-puing getar rasa

Yang mengalun lembut dan hinggap di atap harapan,

Tersenyumlah sahabat, ia kan terlahir untukmu suatu nanti

Meski kini, kau menari sendiri dalam sunyi.





Saat Pertemuan

2 05 2008

Saat pertemuan kita nanti, adakah sesuatu yang berubah?

Sebuah tanya yang terus mengalir dalam tiap desir nafasku untukmu

Saat pertemuan kita nanti, masihkah engkau menjadi milikku?

Sebuah harapan yang ku ikat di jantungku dan terus berdetak iringi nadiku

Saat pertemuan kita nanti, masihkan kita kan bertemu?





Cinta se(se)derhana air mata

2 05 2008

Saat sajak menggantikan amarah

Dan hujan menghapus tangis

Maka, antara kita hanya ada cinta

Yang menggetarkan jala-jala jiwa

Pun sebaliknya,

Saat egois menepikan sayang

Dan kebohongan menutup perasaan

Maka, tak ada lagi yang bisa kita harapkan

Selain merapuhkan cinta yang ada,

Sayang, aku mencintaimu dengan kata-kata

Yang tak terungkapkan suara, dan

Aku menyayangimu lewat bahasa yang tak mengungkapkan rasa

Maka biarlah aku mencintaimu dengan sederhana

Tak banyak meminta…

Sungguh apa yang ada itu cukup bila saja kau bersamaku

Karena aku pun yakin, engkau juga mencintaiku

Dengan sangat sederhana…