Sinisme #1 Lelaki Pencinta Surga..

16 05 2008

Mungkin apa yang ku lakukan kini tiada arti bagimu, kau tak pernah perduli betapa sakitnya aku, betapa menderitanya hati yang kau tinggal. Sunguh apa pun itu aku tak ingin lagi perduli…

Aku sadari, betapa bodohnya pria ini, pria yang mencoba setia, bahkan teramat setia!

Kau memang menarik dan aku pun harus jujur bila rasa itu masih ada. Tapi biarlah ku yakinkan hati ini, kelak kau kan mengerti dan kau kan menangis sesal saat kau tahu betapa berharganya aku!

Lihatlah kelak lelaki yang kau puja, lelaki yang kau agungkan, tak kan pernah bisa berikan ketulusan seperti aku. Bukan ku memaki, bukan pula ku menyumpah. Aku hanya katakan apa yang ku rasa, sebagai pria pemujamu…

Ingatlah wanitaku, hari ini, tujuh tahun lagi kau kan melihat lelaki ini, lelaki yang kan buka matamu, lelaki yang kau dulu caci, maki, dan benci. Lihatlah baik-baik, betapa agungnya aku, betapa indahnya aku!

Dan saat itu tak ada lagi yang tersisa untukmu…

nb. terkadang, benci adalah perasaan manusia yg paling hebat!

Karena, benci kan tunjukkan siapa sebenarnya diri kita..

Kita bisa menilai siapa kita, siapa orang lain,

TETAPI, kita kan lebih menjadi manusia bila benci itu hilang,

bila benci itu terganti ikhlas yang tulus..untuk memaafkan..


Tindakan

Information

Satu tanggapan

17 05 2008
adiost

loyalitas fikir manusia kerapkali pojokkan ke ikhlasan
Tentang dedikasi diri,…..
Tentang instropeksi akhlak…
ah…… biarlah berjalan…….bergulir……. se ia sekata
dengan terapi makna. hingga tiada lagi tercipta sembilu

Lanjut bang………….

yups..you are right Bro!!!
Gw menyebutnya dengan “Unblocked Soul”
Saat manusia bisa mengerti dan pahami
Untuk apa ia lahir di dunia ini..
Keep FIGHT!!!

unekunekotak.

Tinggalkan komentar