Salam dari temanku..

18 05 2008

Dua hari yang lalu, aku bersamanya..

Memandangmu dari kejauhan..

Kemarin, saat kau bersamaku..

Dia melihatmu dan aku melihatnya..

Hari ini aku dan dia saling melihat..

hening..

Aku melangkah menghampirinya..

Dan dia salah tingkah..

Aku bertanya ” Apa yang kau lihat? “

Dia menjawab ” kamu.. “

Dan kau datang menghampiri kami..

Kemudian aku bertanya kepadanya,

“Siapa yang kau lihat? “

Dia menjawab ” kalian.. “

Lalu aku bertanya ” Apa yang kau lihat? “

Dia menjawab ” Aku tak tahu.. “

Seminggu kemudian, saat kau dan aku

tak lagi terlihat bersama..

Dia menghampiriku dan bertanya

” Kenapa kau tak lagi bersamanya? “

Aku menjawab ” Karena aku dan dia telah berakhir.. “

Dia menatapku dan bertanya ” bolehkah aku mencintainya? “

Aku menjawab ” Semua orang berhak mencintai..”

Dua bulan kemudian, aku melihatnya

Berjalan dengan kamu..

Aku menghampiri dan bertanya ” Apakah kalian saling mencintai? “

Mereka menjawab ” iya..kami saling mencintai sejak pertama kali bertemu..”

Aku berkata ” Bahagialah.. ” dan pergi selamanya..

nb. teman, cinta sejati adalah sikap dimana kita bahagia

dimana kita saling mendoakan..





Jogja, kenanganku..

18 05 2008

Ingatkah kau..
Disana, dibatas jogja..
Tiap jengkal langkah yang kita tempuh
tiap sudut kota yang kita singgah
tersirat senyum dan tawa, bahagia..

Masihkah jelas di bayangmu
Tentang kita di benteng kota yang rapuh itu?
Mata tertutup dan langkah kita tak tentu arah?

Ataukah kau ingat
Betapa hitamnya langit jogja
Saat kau berdebat dengan perwira polisi?
Yang memaksa kita akui kesalahan semu?

Dan langkah yang gontai
susuri sisi pasar tuk sebuah skripsi tua?
Di sana..di ujung jogja..

jika kau ingat itu..
ingatlah..cinta kita begitu indah..
cinta kita menuntun tiap pijak langkah..
cinta kita kan membawa kita
kemanapun..di dunia ini..

meski sebatas kenangan..





Untukmu, Luna..

18 05 2008

jika kau tahu, betapa rasa ini
terlalu indah untuk ku akhiri
saat ku mulai belajar tuk mencintai
saat ku mulai terbangun dari mimpi-mimpiku

jika kau tahu, sebesar apa ku berjuang
untuk cinta yang ku anggap sempurna
untuk cinta yang ku harap temaniku selamanya

lihatlah aku, tataplah aku
katakan padaku jika aku salah
katakan padaku apa yang salah

seperti yang kau janjikan, jangan lari
temani aku saat ku tenggelam
hibur aku saat ku bersedih
bukan menghilang

Jika kau mencintaiku, seperti yang sering
kau ungkapkan kepadaku
jika kau ingin bersamaku, seperti yang sering
kau janjikan untukku

datanglah, iringi langkahku
tetaplah disampingku, rengkuh jiwaku
jangan biarkan aku sendiri
dalam tak kepastian ini

yakinkan aku, kau mencintaiku
pastikan aku, kau kan ada untukku
untuk cinta yang kau anggap suci
untuk apa yang kita impikan

kau dan aku, bersama..