Dia

19 05 2008

Dia, yang selama ini ku coba lupakan..

Kini hadir dan isi hidupku lagi..

Meski ku tahu, bukan seperti yang ku mau..

Dia hadir saat ku mulai rapuh dan tak tahu arah..

Mungkinkah dia mampu lahirkan diri ini lagi?

Atau benarkah dia sebenar pendamping surgaku?

Maafkan aku atas perasaanku..

Yang telah mencoba menghapus namamu..

kini, perlahan aku menerima rasa itu..

Aku hanya berharap, semoga kaulah surga itu..

Karena kini, aku tak tau lagi arah dan jalanku..

Aku tak mampu lagi memilih..

Semoga kau bisa kuatkan aku..

Semoga kau bisa maafkan sikapku..

mungkin dulu ku pernah berpaling..

mungkin dulu ku selalu berpaling..

Tapi kini, pada akhirnya..

kaulah yang ada disini..bukan dia..

kaulah yang kuatkan aku disini..

terima kasih untuk ketulusanmu..

mungkin, hati ini memang untukmu..

harusnya ku sadari itu dari awal..


nb. Mungkin, mata kita terlalu semu

hanya keindahan dan kebaikan yang dituju..

Mampukah kita melihat hati kita sendiri?





Perpisahan

19 05 2008

dengan melepasmu, aku berharap

kau kan bahagia..

dengan melepasku, kau berharap

aku kan bahagia..

benarkah kita berdua bahagia ?

benarkah ini yang kita inginkan?

dulu, kita yakin perpisahan adalah jalan yang terbaik

yang kan membuka seberapa besar arti kita

yang kan yakinkan apa yang selama ini kita rasa

perpisahan adalah awal yang baru bukan akhir

terlepas dari penyesalan yang mungkin hadir

rasa sakit, sedih, benci, atau bahkan dendam

adalah kewajaran sebagai manusia

dan kita berdua adalah manusia..

semoga apa yang kita pilih dan jalani

adalah diri kita yang sesungguhnya

bukan topeng ataupun bedak belaka

tak kan ada lagi tangis, senyum, atau kata-kata maaf

perpisahan adalah pertarungan yang kan buktikan

seberapa besar cinta yang kita miliki

dengan mendoakan atau mencelakan

maknai diri..maknai arti..

sebelum terlambat..


nb. Tuk kalian yang merasa bimbang,

yang merasa dunia berakhir,

teruskan hidupmu teman!!!

Berjuanglah terus utk hidup yang lebih baek..