1 kesempatan

25 05 2008

Seandainya aku masih punya satu kesempatan

Demi keajaiban berikanlah itu padaku

Tuk buktikan betapa dalam rasa cintaku padamu

Dan seandainya aku tak lagi punya satu kesempatan

Demi kebahagiaan katakanlah padaku

Agar ku tak lagi terus menantimu dalam hidupku

Aku tak ingin lagi tersesat untuk mencintaimu

Yang membawaku terlampau jauh lewati imajiku

Aku tak ingin lagi terjatuh untuk menjaga hatiku

Yang membuatku tertunduk menahan pedih

Seandainya engkau mau mengatakannya padaku

Katakanlah itu saat ku tak lagi terlelap di persimpangan ini


nb. Bersikaplah tegas untuk cinta

karena sesungguhnya ia begitu lembut

dan begitu rapuh..





Menjadi bijak..

25 05 2008

Kekasihku, antara masa lalu dan masa depanku sebelum engkau menjadi miliknya

Ijinkan aku tuk bersandar di pundakmu walau sejenak saja

Ku ingin kau dengarkan semua nyanyian hati ini

Yang ku rasa tak mampu lagi ku pendam,

Dengarlah suara-suara hati yang merintih dan meratap tak henti

Mencoba berteriak dan selalu bertanya kepada siapa kau kan berlabuh

Kekasihku, sebelum engkau terlelap dalam tidurmu

Ijinkan aku nyanyikan lagu sendu yang kan melepas gundahku

Telah lama ku coba tuk menjadi bijak pada diriku sendiri

Telah lama ku mengalah tuk kebaikan hatiku sendiri

Jika saja kau mengerti semua itu, ku yakinkan kau menyesal untukku

Lihatlah besarnya deritaku untukmu saat kau tertawa saat kau berduka

Lihatlah derasnya air mataku untukmu saat kau berbagi cerita tentang kekasihmu

Jika saja kau mau sedikit pahami, ku pastikan kau menangis untukku

Sesungguhnya aku tahu kau telah mencoba membuatku bahagia

Dan aku pun tahu tak sedikit kau berdoa untukku

Dapatkan yang terbaik sepanjang sisa waktuku disini

Tapi biarlah aku jalani kebimbangan ini

Karena aku tahu, kau dan aku tak harus bersatu…


nb. Mengambil sikap yang bijak

Saat semua terasa tak seperti yang diimpikan

adalah pribadi yang mengagumkan..





Kisah lalu..

25 05 2008

Sungguh apa yang ku rasakan kini tak jauh berbeda seperti apa yang ku rasa dulu saat bersamamu. Meski segalanya telah berganti, berubah seiring waktu yang berlari, tak sedikit pun mampu membujukku tuk menepi sendiri. Bila saja ada bidadari yang kan menemaniku, menjagaku, dan menuntunku lewati jalan ini. Mungkin semuanya kan berbeda. Jalan yang telah ku tempuh, musim yang telah ku lalui, tak satu pun yang mampu menumbuhkan jiwa ini lagi.

Tak pernah terbayang olehku semua kan menjadi seperti ini, tak seindah dan semudah yang ku pikirkan. Masa lalu yang setia membujukku teteskan air mata. Seharusnya aku tahu kau lah segalanya bagiku. Seharusnya aku pahami tak kan ada yang mampu meluruhkan hatiku seperti wajahmu.

Kekasih, tersenyumlah engkau di sana dan bahagialah untukku. Bahagialah untuk seseorang yang kan terus merindumu. Bercintalah, kan ku doakan pada takdirku semoga ceritamu dengannya kan berbeda dengan cerita kita. Lekatkan arah dan tujuanmu padanya, tempatkan tumpuan hidupmu pada hatinya, dan yakinlah siapa pun ia, semoga terbaik untukmu. Semoga butiran embun di pelupukku tak percuma untukmu. Perjalanan yang kan ku tempuh nanti hanyalah sebuah simpul yang pasti berujung.

Ku yakinkan diriku kelak akan hadir untukku yang kan menemani sisa hidup dan menjadi penyangga jiwaku. Seseorang yang tak pernah ku harapkan selain engkau.

Aku tahu semuanya telah berlalu, tinggalkan sebuah kisah yang mungkin suatu waktu nanti kan menceritakan betapa manis dan pahitnya nuansa kita dulu, sebuah kisah yang kan menopang air mata dan rintihan jiwa. Kisah tentang dua manusia yang tak mampu meruntuhkan ego dan terdiam menatap kenyataan. Dua manusia yang tak seharusnya terpisah.

Semua yang berlalu dan lewat begitu saja, tak ubahnya seperti langkah – langkah musim dan pergantian bulan. Mungkin kita kan mengingatnya di kala jiwa kita merindukan keindahan akan masa muda. Keindahan yang mengajarkan semua arti kenyataan hidup dan segala likuannya.

Bayangkanlah wahai kekasih apa yang pernah kita lalui bersama, dalam suka pun duka dimana kita berpeluk dan berjalan dengan kekosongan jiwa. Saat dimana kita memahami pengertian dan saat dimana kita sembunyi dari kekalutan. Bayangkanlah semua kisah itu dan cobalah pahami maknanya. Bayangkanlah jika kita kan menjadi petuah dari mereka yang merasakan cinta dan yang tak mampu melangkahkan kakinya tuk menggapai impian hati.

Kepedihan yang pernah setia dan tak terlepas dari cerita kita, sedapatnya semua itu kan mendewasakan alur – alur jiwa kita yang pernah luruh dan terhempas waktu. Kepedihan yang telah meruntuhkan setiap penyangga hati antara kita akan menjadi bukti betapa kuatnya deraan hidup yang kita jalani. Bahagialah dengan rasa sakit dan tersenyumlah wahai kekasihku karena semua perjalanan yang kita tempuh terangkum dalam lembaran syair – syair hidup ini. Hempasan badai yang kita hadang, untaian cerita yang kita lukis, dan segala yang pernah ada, semoga itu resapkan kesejukkan yang kita rindukan selama ini. Kenanglah kisah ini sebagaimana mereka menyangsikan cinta kita, dan pijaklah tumpuan hidupmu biarkan berjalan apa adanya. Inilah kisah yang pernah kita lukis bersama saat dulu kala.

Bila kelak kisah kita berubah, biarkanlah para malaikat yang merubahnya, bukan kita. Biarkanlah tangan-tangan suci dan doa-doa musafir yang merangkainya. Karena kita hanyalah manusia yang tak kuasa akan apa yang tercipta. Yakinlah pada keajaiban, ia adalah pedang surga yang kan patahkan angan dan impi jiwa kita.


nb. Masa lalu adalah kenangan

darinya kita mengerti apa yang terlewati

belajar dan perbaiki segala kekhilafan

menjadi lebih baik..





Semestinya..

25 05 2008

Semestinya kita berdua menyadari betapa berartinya sebuah kejujuran

Dan seharusnya kita saling mau mengerti keadaan dan perasaan yang ada

Bukan saling mencaci dan iri hati,

Semestinya air mata ini tak terus mengalir hanya karena kemunafikan dan ego hati,

Semestinya kita pun masih bisa bahagia berdua bersama bahkan untuk selamanya

Bila kita mau saling mengakui perasaan yang masih ada di sudut jiwa,

Dan semestinya kita tak terpisah karena perbedaan bukan aral yang leburkan harapan,

Semestinya kita bisa saling mencintai dan berbagi mimpi,

Semestinya semua asa yang kita punya terlahir menjadi nyata yang indah

Bila kita saling setia sampai nanti…

Semestinya…

nb. Kejujuran dan ego hati

terkadang menjadi dua mata pisau

tetapi, bila kita mampu menjadi diri sendiri

dia adalah perisai yg sempurna..