Yang ku rasa..

26 05 2008

Biar aku yang bicara, biar aku saja

Tolong diam dan dengarkan apa yang ku katakan

Jangan menyela bila ku bicara karena aku tak mungkin mengulangnya

Telah lama ku nanti saat seperti ini, hanya ada kau dan aku, terasing

Tak ada keramaian, tak ada kebisingan, hanya sepi dan sendiri

Tak ada kata-kata romantis, tak ada kata-kata munafik, jujur apa adanya

Telah jenuh ku memendamnya, terlalu sering ku menguburnya dan ku gali lagi

Sahabat, maaf bila ku harus berpisah denganmu setelah rangkaian waktuku bersamamu, dalam suka dan duka, dalam canda dan tawa

Karena kini aku yakin, rasa ini telah berubah, telah berganti

Sayangku padamu, kasihku padamu, telah tumbuh menuntun hatiku

Kini ku harus jujur, bila aku mencintaimu sebagai kekasih, bukan sahabat lagi

Dan ku harap kau kan mencintaiku seperti aku, menjadi kekasihmu bukan sahabatmu

Kini bicaralah, katakan apa yang harus kau katakan, jangan diam lagi karena

Aku telah selesai dengan inginku, mengatakan rasaku

Bicaralah jangan ragu, katakan padaku apa yang kau mau

Meski itu kan menyakitkanku, bicaralah sekarang karena ku tak ingin menunggu

Setelah lama ku menunggu…

nb. Katakanlah apa yang kau rasa..

usah takut..karena kau tak kan pernah tahu

sebelum kau mengatakannya..


Tindakan

Information

2 tanggapan

27 05 2008
seyyed

sok atuh…aku siap dengerin unek2mu, lam kenal http://www.sastralife.wordpress.com

Sesungguhnya semua terasa lebih baik..
saat ada seseorang yang mengerti isi hatimu..
Salam kenal punggawa sastra..terus berkarya!
unekunekotak.

27 05 2008
abiehakim

Ehmmm bener2 curahan hati ya?…salam kenal dari saya

Sekedar unek-unek aja..
Senang berkenalan dengan anda..
salam hangat..
unekunekotak.

Tinggalkan komentar