Surat untuk kekasihku di surga..

31 12 2008

Selamat malam kekasihku,

Masihkah kau terjaga?

Ataukah surga telah memelukmu dengan mimpi-mimpinya?

Hari ini Bandung hujan begitu deras..begitu dingin..

Dan aku ingat sore terakhir kita bertemu..

Di stasiun tua tempat kita berpisah..

Denting kereta dan rintik hujan yang berdansa..

Seakan mengerti itulah saat terakhir ku bisa menatap wajahmu..

Masihkah kau ingat anak kecil penjual mawar sore itu?

Seminggu yang lalu aku bertemu dengannya..

Dan dia masih mengingatku..dan tanyakan kenapa aku sendiri..

Mencarimu..dan berharap kau ada di sebelahku..

Kekasihku, aku hanya terdiam..menangis..

Tulang-tulangku tearasa merapuh..hatiku membeku..

Seakan kau ada disini, saat kau berikan aku mawar merah itu..

Dan kini, mawar itu masih ku simpan erat..

Mawar merah itu masih mewangi seperti saat kau berikan dulu..

Aku tak kan membiarkannya memudar..

Seperti pintamu..

Kekasihku, sebulan lagi aku wisuda..

Dan aku berhasil dapatkan beasiswa ke Eropa..

Aku masih ingat saat kau memelukku erat..

Memaksaku berjanji agar aku bisa meraihnya..

Andai saja kau ada disisiku seperti janjimu dulu..

Temani aku saat aku raih semua itu..

Tapi..kini kau tiada..

Aku harap kau bisa melihatnya dari surga..

Dan kau tersenyum..

Kekasihku, tahukah kau?

Aku begitu mencintaimu..

Aku merindukanmu..

Sangat merindukanmu..

Aku berjanji tak kan membuatmu bersedih..

Kelak, kita pasti bertemu..

Jemput aku di pintu surga..

Setelah semua harapmu ku penuhi..

Aku kan bertahan di sini..aku kan bahagia..

Akan ku raih semua mimpiku..mimpimu..

Hingga waktu pertemukan kita lagi..

Selamat malam sayang,

Aku mencintaimu..selalu mencintaimu..

Kekasihmu..

nb. Cinta tak lekang waktu, tak mengenal batas keduniawian..





Cahaya hatiku..

31 12 2008

Malam ini aku sadari semua semakin berbeda..

Aku memikirkanmu yang tak harus memikirkanku..

Semua telah berubah dan aku satu-satunya yang belum berubah..

Aku masih lelaki yang terus mengharapkan keajaiban cintamu..

Aku masih orang yang menjadikanmu hal terindah dalam hidup..

Meski malam ini semua menyeretku memaksaku mengerti..

Semua telah berakhir..

Semua tertinggalkan waktu..semua meninggalkan waktu..

Mungkin, hanya aku yang masih memeluk erat kenangan itu..

Seseorang yang merasa suatu saat nanti kau kan mencintaiku..

Dan hanya akulah yang terus menjaga lilin harapan itu..

Aku terkurung dalam hati yang semakin gelap..

Aku terikat cinta yang tak terlihat..

Aku merasakan sakit yang tak seharusnya terasa..

Sadari bahwa kau memilihnya..bukan aku..

Pahami bahwa kau bersamanya..bukan bersamaku..

Aku menangis tanpa air mata..

Aku menjerit tanpa kata..

Sekali dalam hidupku aku merasakan cinta seperti ini..

Cinta yang benar-benar meruntuhkan alam sadarku..

Cinta sejati yang aku pinta dariNya..

Dan kau datang sebagai jawaban yang tak seharusnya..

Kenapa harus kau yang datang?

Kenapa aku harus mengenalmu saat kau bersamanya?

Kenapa aku harus mencintaimu sehebat ini?

Mungkinkah kelak aku temukan jawaban?

Dan mungkin hanya lilin ini yang bisa ku jaga..

Agar tak redup agar terus bersinar..

Menjadikannya cahaya..

Menjadikannya makna hidup..

Sepanjang sisa usiaku..

nb. Selalu ada makna dibalik rasa..selalu ada cinta meski tak terduga..





Andai ku bisa..

30 12 2008

Aku mencintaimu..

Sejak pertama kali aku melihatmu di kesunyian senja itu..

Aku telah jatuh cinta kepadamu..

Sejak pertama kau tersenyum kepadaku..

Aku merindukanmu..

Sejak pertama kau sebut namaku..

Seperti angin yang terbangkan embun-embun dedaunan..

Aku adalah ilalang..menari di padang yang luas..

Aku adalah anak kecil yang riang di sela rintik hujan..

Aku mencintaimu..sangat mencintaimu..

Dan aku mengagumimu lewat bahasa..lewat kata-kata..

Aku melukis cantik wajahmu dengan warna mimpi..

Kau begitu indah..

Tak sedikit pun aku mampu mengungkapkannya kepadamu..

Bukan aku tak kuasa..

Lewat uraian kata ini, aku ingi kau tahu perasaanku selama ini..

Maaf bila selama ini aku tutupi apa yang ada di hati..

Aku tak ingin merebutmu darinya..yang memilikimu..

Melihatmu tersenyum sudah mampu bahagiakan aku di sini..

Terkadang aku bayangkan diriku sebagai dirinya..

Begitu bahagia..

Dan aku terjaga dengan angan yang tergantung di ufuk khayalku..

Tapi kini, aku sadari kau hanyalah inginku..hanya impiku..

Andai ku bisa mencintainya seperti mencintaimu..

Semakin jauh ku berpaling semakin ku sadari..

Aku mencintaimu..

Lebih dari yang aku tahu..

Jika saja kau mencintaiku..

Jika saja kau jadi milikku..

Sudahlah..aku bahagia dengan cinta ini..

Kau tahu dimana aku berada..jika kau mengingatku..

nb. Cinta memang aneh, hingga terkadang kita tak mengenalnya..

Datang dan pergi karena rahasiaNya..





Mimpi yang nyata..

24 12 2008

Pagi menjelang, mentari terlihat begitu sempurna..

Kamar ini masih begitu dingin, dan embun menghiasi jendela kaca..

Begitu segar..begitu indah..

Pemetik teh tampak berjalan riang di seberang sana..

Semilir angin menyadarkan aku, ini bukan mimpi..

Pagi ini adalah pagi ketujuh aku ada di sini..

Hari ketujuh kau dan aku menikmati bahagia..

Kau tertidur begitu pulas, wajah itu begitu indah..begitu cantik..

Seperti halnya aku..kebahagiaan yang begitu hebat ku rasakan..

Di setiap waktuku di setiap denyut nadiku..

Kau dan aku bersama..setelah sekian cerita sekian waktu..

Masih teringat jelas jalan yang harus kita lalui..

Sekian perpisahan sekian pertengkaran..sekian pengertian..

Meyakinkan aku, kaulah bidadari yang Dia cipta untukku..

Kini, kita saling memiliki..dan tak kan terpisah lagi..

Kau tak kan lagi tersakiti, kau tak kan lagi teringkari..

Kepadamu semua ku berikan..kan ku jaga sepenuh jiwaku..

Cinta ini tak kan lagi tertepikan..

Karena aku begitu mencintaimu sayang..sangat mencintaimu..

Kelak, bila anak-anak kita telah lahir dan dewasa..

Mereka akan tahu, cinta kita begitu hebat..begitu sempurna..

Mimpi itu kini telah nyata, telah terekam dan terukir abadi..

Sayang, aku mencintaimu..selalu begitu..

Cincin ini tak kan lagi patah..oleh apapun itu..

Cinta ini tak kan lagi goyah..

Karenamu karenaku..

Jalan masih panjang, tapi kan terlewati dengan senyuman..

Karena kini, aku kan selalu ada disisimu..menjagamu..

Seperti halnya kau ada disisiku, menemaniku..

Selamanya..

nb. Semakin berat perjuangan semakin indah kemenangan..