Kalau cinta jangan diam..

28 02 2009

Aku tak mengerti apa yang kau inginkan..

Aku tak mampu pahami apa yang kau harapkan..

Hanya diam dan terduduk dalam perang batinmu..

Katakan padaku apa yang salah?

Jelaskan padaku apa yang kau mau?

Agar aku mengerti dan bisa menjadikannya lebih baik untukmu..

Kenapa harus marah bila dia ada disampingku?

Kenapa harus malu bila ku rengkuh tanganmu?

Sedangkan sudah ku katakan kepadamu..aku mencintaimu..

Dan kau hanya diam..dalam tanyaku..

Aku tak pernah tahu dan tak akan tahu bila kau seperti itu..

Kadang aku berpikir kau tak inginkan aku..

Kau tak mencintaiku seperti aku mencintaimu..

Tapi kau selalu memberiku arti yang tak tentu..

Memberiku tanda di antara embun dan gemerlapnya bintang malam..

Membuatku bertanya dan terus bertanya tentangmu tentangku..

Cobalah bicara padaku dan ungkapkan segala yang kau mau..

Aku kan mengerti dan menjadikannya arti untukku..

Kalau kau cinta, katakan padaku kau mencintaiku..

Ungkapkan kepadaku bahwa kau ingin bersamaku..

Kalau kau tak cinta, katakan padaku kau tak mencintaiku..

Tegaskan kepadaku kau tak ingin bersamaku..

Jangan diam dan mengurungku dalam tanya..

Sekian lama sekian cerita..

Agar ku bisa menjadi diriku lagi..

nb. saat hatimu bimbang dan tak mengerti arti cinta..

katakanlah perasaan yang  ada dihatimu dengan kejujuran hati..





Aku ingin pulang..

25 02 2009

Terkadang jasad ini begitu lelah berjalan..

Lewati takdir hidup yang selalu berganti..

Susuri wajah-wajah kehidupan yang membuatku mengerti akan cinta..

Telah lama aku meninggalkanmu demi sebuah mimpi..

Di ujung senjaku, selalu ku uraikan doaku agar kau baik-baik saja di sana..

Di setiap persinggahan, di setiap waktu dan tempat yang menjadikan jejakku..

Aku selalu merindukanmu..

Tiap sisi hatiku selalu memanggil namamu..

Tiap mata ini memandang selalu ada dirimu..

Mendengar tawamu, memandang wajah cantikmu dan hangatnya pelukmu..

Tak sedikit ku harus menahan rasa ini, menguburnya dalam doaku..

Menangis dan merintih di antara sujudku..

Kau selalu ku impikan..

Masih terukir begitu indah di hatiku..

Saat kau mencium bibirku lembut dan katakan “Aku akan menunggumu..”..

Pelangi melukis janji kita di sepanjang cakrawala senja..

Pendamping jiwaku, esok kan cepat berlalu, malam kan cepat tergantikan..

Aku kan pulang dan kita kan bersama..

Akhiri perjalanan ini dengan sholawat pelaminan..

Demi mimpi demi janji demi semua yang ada di hati..

Kekasihku, aku merindukanmu..

Begitu merindukanmu hingga ragaku bergetar hebat..

Aku akan pulang..

Saat mentari menyapamu, saat embun pagi menyapa harimu..

Aku akan ada disampingmu..

Dan lelapkan kerinduan ini..

nb. rindu adalah perasaan yang begitu hebat..

memaksa kita akui rapuhnya hati..akan cinta..





Kau (tak) kan tahu..

24 02 2009

Kekasih jiwaku,

Kemarin kekasihmu datang kepadaku..

Menegurku dengan lembut hingga hatiku meredup terkubur pilu..

Dia katakan betapa bahagianya kau setelah dia ada dihidupmu..

Dia teriakkan keangkuhan betapa dia telah membahagiakanmu..

Memiliki semua cinta di hatimu, menjadikannya raja untuk jiwamu..

Dan aku hanya bisa tersenyum melihatnya..

Tahukah dia apa yang pernah terjadi hingga menghakimi semua jejakku?

Tertawa seakan dia telah menangkan pertempuran yang maha dahsyat?

Aku bertanya kepadanya, kepada lelaki yang mengaku malaikat penyelamatmu..

Apakah dia tahu sebenar cinta yang kau beri untuknya?

Apakah dia mengerti kenapa kau menerimanya dihatimu?

Apakah dia tahu siapa orang yang kau harap menemanimu sepanjang hidupmu?

Dan dia menjawab..

“Aku tahu..akulah orang itu..akulah mempelai itu..bukan kau..”

Dan aku tersenyum..

Kau tak tahu teman, tapi kau akan tahu saatnya nanti..

Mencintai adalah ketulusan hati bukan keterpaksaan..

Mungkin dia benar, aku pernah bersalah kepadamu kekasih jiwaku..

Dan sesungguhnya kau pun tahu apa yang sebenarnya telah terjadi..

Hingga aku harus pergi meninggalkanmu dalam peluknya..

Sungguh kau kan mengerti..dan ku tahu kau telah mengerti kekasih jiwaku..

Sekarang, aku hanya ingin jalani hidupku dengan tenang..

Dengan senyuman dan harapan yang selalu hadir di tiap waktuku menutup dan membuka mataku..

Aku tak kan menjadikan hadirku sebagai ancaman untuk dia yang mencintaimu..

Karena kau dan aku tahu, kita berdua ingin bahagia..

Aku kan bahagi untukmu..

Dan kau kan bahagia untukku..

Dan kita kan bahgiakan orang-orang yang ingin kita bahagia..

Hiduplah bersamanya, jalani kisahmu dengannya..

Cintailah dia melebihi cintamu kepadaku..

Kekasih jiwaku, katakan kepadanya..

Yakinlah pada cinta yang telah kalian tumbuhkan..

Selamanya..

nb. Ketika cemburu dan ketidakpercayaan datang..

Yang ada hanya emosi dan hati yang dibutakan..





Waktu bersamamu..

24 02 2009

Sungguh tak ada yang bisa gantikan saat itu..

Begitu sempurna jelajahi waktuku bersamamu..

Tak kan terulang tak kan terlupa dalam hidupku..

Kau ajarkan aku arti hidup yang sesungguhnya..

Kau membuka mataku yang telah lama tertutup pedihnya cinta..

Kau guratkan senyum di bibirku yang telah lama terkunci rapat..

Aku tahu aku baru mengenalmu, saat itu..

Dan ku rasakan kedamaian akan gairah hidup yang telah lama mati..

Tatapmu luruhkan segala kesedihan yang selama ini memelukku erat..

Tawamu pecahkan kepedihan yang telah membius jasadku..

Kau tunjukkan warna dan berikan aku pelangi dalam hati..

Lihatlah aku sekarang..begitu bersemangat menatap pagiku..

Karenamu..

Meski ku sadari kau bukanlah milikku..

Dan aku pun tahu, ku tak harus memilikimu..

Waktu yang terlewati ini tak kan pernah terhapus dari hidupku..

Malam ini aku temukan kembali bintangku di langit malam..

Pertemuan ini hadirkan kembali jiwaku yang telah lama menghilang..

Aku sadari..dunia ini penuh dengan warna..penuh dengan cerita..

Dan aku bahagia bisa bertemu denganmu..

Terima kasih atas waktu yang kau beri untukku..

Sesuatu yang sangat berharga dalam hidupku..

Dan tak kan pernah hilang..

nb. hidup penuh dengan pilihan dan tugas kita untuk memilihnya..

sepenggal cerita untuk “dia” di sana..