Tak bisa lagi mencintaimu..

30 04 2009

Aku telah terdiam karenamu..

Aku telah tertunduk karenamu..

Aku telah menahan sakitku karenamu..

Tapi, kau tetap saja seperti itu..

Berulang kali ku coba mengerti dan membuatnya pengertian..

Berulang kali ku maafkan dan menganggapnya kekhilafan semata..

Tapi..

Kau selalu menjadikan cinta kita mudah..

Kau selalu menganggap semua itu kewajaran..

Tanpa sekali pun memikirkan aku yang memahaminya..

Tak bisakah kau lihat sayatan luka di hatiku ini?

Tak mampukah kau lihat pedihnya rasa dari mataku ini?

Aku tak bisa lagi jalani ketiadaan ini..

Aku tak pernah ada..

Dan kau pun tak kan merasakan ada dan tiadanya aku..

Aku mencintaimu sepenuh hatiku..

Aku menyayangimu melebihi kepatutan manusiawiku..

Dan kau hanya tersenyum..

Hanya berkata “Itu adalah hakmu tuk mencintaiku..” ..

Semudah itukah?

Semudah kau katakan cintamu dulu kepadaku?

Aku tak bisa lagi mencintaimu..

Apa yang ku rasa, sudah cukup tuk ku hentikan..

Aku tak kuasa lagi mengertikanmu..

Bebaskan aku..usah kau datang lagi..

Biarkan aku sendiri yang kan sembuhkan lukaku..

Bukan kamu..

Cintailah wanitamu yang lain..meski kau menyangkalnya..

Aku tahu..aku bukan siapa-siapa..

Untukmu..

nb. Pengorbanan dalam cinta terkadang membunuhmu perlahan..

berkorbanlah dengan apa yang kamu ketahui hasilnya..





Tersenyumlah, untukku..

25 04 2009

Sayang,

Kau telah menemaniku, kau telah jalani separuh hidupmu bersamaku..

Kau kuatkan aku saat ku rapuh..

Kau relakan duniamu hanya untukku..

Kau dendangkan lagu untukku saat ku redup..

Kau tak pernah pergi meski terkadang ku menyakitimu..

Kau tak pernah menyerah meski kadang ku kalah dalam hidupku..

Kau setia di sisiku meski kini ku tak lagi sempurna untukmu..

Kau tunjukkan arti perjuangan yang begitu hebat padaku..

kau adalah ibu yang sempurna untuk anak-anak kita..

Kini, ku hanya lelaki lemah tak berdaya..

Terbaring lemah di batas usiaku..

Karenamu aku kan bertahan..karenamu aku kan berkawan takdir..

Jikalau ini saat terakhir ku bisa menatapmu..

Jikalau ini pertemuan kita yang terakhir kalinya..

Genggamlah tanganku agar ku lewati jalan ini dengan ikhlas..

Sungguh, dalam hidupku..kaulah hal terindah untukku..

Usah menangis, usah bersedih..

Genggamlah tanganku, tersenyumlah untukku..

Hanya itu yang ku pinta..

Kelak, cinta kita kan terkenang di langit malam, cinta kita kan menari di kesejukkan pagi..

Menjadi petuah bijak bagi mereka yang mengerti..cinta tak bisa di akhiri..

Aku kan selalu menjadi bintang kecil yang menari di malam gelapmu..

Sekali lagi, tersenyumlah..dan biarkan aku menikmati senyum itu..

Terakhir kalinya..

Malaikat telah datang, dia menyapaku dengan lembut..

Dia titipkan salam kepadamu..

Jagalah anak-anak kita..ajarkan mereka cinta yang kita punya..

Aku tak kan pernah pergi..

Aku kan selalu ada dihatimu..

Selamat tinggal sayang..

Aku mencintaimu..

nb. Menjadikan rasa kehilangan sebagai cinta adalah keindahan yang sempurna..





Cintanya bukan cinta kita..

24 04 2009

Sayang, maafkan aku..

Ijinkan aku pergi, ijinkan aku bersamanya..

Dialah yang aku cintai, dialah yang aku impikan..

Maaf bila ku harus seperti ini..memilihnya, bukan dirimu..

Kau boleh mencaciku, kau boleh teriakkan kata-kata busuk itu..

Tapi, aku telah yakin kepada pilihanku..maaf..

Aku tak ingin berpura-pura aku masih mencintaimu..

Aku tak ingin berpura-pura aku bisa bertahan denganmu..

Aku benar-benar mencintainya, sebelum ku mencintaimu..

Aku telah mencarinya dan kini aku menemukannya..

Rasa ini sangat berbeda, rasa ini tak sekedar sayang..

Seperti sayangku kepadamu..

Aku mencintainya..melebihi cintamu kepadaku..

Aku mohon, mengertilah..dan beri aku kesempatan..

Untuk meraih impi jiwaku..

Untuk bersamanya..

Mungkin tak seharusnya dulu aku menerimamu hadir disisiku..

Mungkin dulu tak harus ku paksakan cinta itu datang..

Tapi, kau begitu baik hingga ku tak sanggup menolaknya..

Dan aku pun perlahan mencintaimu..

Aku mencintaimu..

Tapi, kini aku tak bisa bohongi hatiku lagi..

Aku merindukan hadirnya..aku merindukan cintanya..

Aku tak bisa membiarkanmu berharap lebih dari ini..

Aku tahu kau kan bahagia..bukan denganku..

Sayang, sekali lagi..maafkan aku..

Aku harus pergi..menjemputnya kembali ke hatiku..

Cobalah kau mengerti..

Untuk hati yang tak ingin ku bohongi..

Untuk cinta yang tak ingin ku sakiti..

Selamat tinggal..

nb. Bukanlah cinta bila itu keterpaksaan..





Cinta sesaat..

23 04 2009

Hari ini, kita bertemu lagi..
Dalam hening kelopak senja..
Meski kini semua telah berbeda..
Keanggunan pesonamu tak pernah pudar..
Dan rasa itu tiba-tiba saja kembali menggeliat di antara tulang rusukku..
Putik cinta itu kembali mekar perlahan di hatiku..
Mata yang bercahaya..senyum yang menawan..
Aku kembali terpikat..karenamu..
Jantung ini kembali berdetak..untukmu..
Ingin ku memanggilmu sayang..kekasihku..
Tapi..
Sore ini aku kembali harus mengalah pada kenyataan..
Kau tetap bukan milikku..ada dia di sisimu..
Cinta itu..masih saja sebatas harap..
Sebatas mimpi yang terikat erat di ranting hati yang rapuh..
Entahlah..
Kau tertawa begitu bahagia..dalam peluknya..
Kau berbinar seindah bintang..di malam purnamanya..
Dan aku..
Hanya bisa memandangmu..dari sudut hati yang paling kelam..
Menahan sakit..dan dentuman cemburu..karenanya..
Mungkinkah kau kan mencintaiku..meski sesaat?
Mungkinkah ku miliki hatimu..meski sejenak?
Angan ini semakin jauh meninggalkanku dalam tanya..
Sudahlah..
Hari ini, aku begitu bahagia..
Melihatmu..mendengar suaramu..menatap indah pesonamu..
Itu sudah cukup tuk tumbuhkan artimu dihatiku..
Meski terhalang senja di antara genggam tanganmu dan dirinya..
Aku tak perduli..
Bila esok ku harus mematikan rasa ini lagi..
Maka biarlah sore ini ku nikmati cintamu..
Meski sesaat..
Biarkan ku nikmati nuansa ini..
Meski sejenak..
Sebelum kau pergi..dari tatapku..
Lagi..

nb. Cinta tak pernah habis tuk dinikmati..