Hari ini, kita bertemu lagi..
Dalam hening kelopak senja..
Meski kini semua telah berbeda..
Keanggunan pesonamu tak pernah pudar..
Dan rasa itu tiba-tiba saja kembali menggeliat di antara tulang rusukku..
Putik cinta itu kembali mekar perlahan di hatiku..
Mata yang bercahaya..senyum yang menawan..
Aku kembali terpikat..karenamu..
Jantung ini kembali berdetak..untukmu..
Ingin ku memanggilmu sayang..kekasihku..
Tapi..
Sore ini aku kembali harus mengalah pada kenyataan..
Kau tetap bukan milikku..ada dia di sisimu..
Cinta itu..masih saja sebatas harap..
Sebatas mimpi yang terikat erat di ranting hati yang rapuh..
Entahlah..
Kau tertawa begitu bahagia..dalam peluknya..
Kau berbinar seindah bintang..di malam purnamanya..
Dan aku..
Hanya bisa memandangmu..dari sudut hati yang paling kelam..
Menahan sakit..dan dentuman cemburu..karenanya..
Mungkinkah kau kan mencintaiku..meski sesaat?
Mungkinkah ku miliki hatimu..meski sejenak?
Angan ini semakin jauh meninggalkanku dalam tanya..
Sudahlah..
Hari ini, aku begitu bahagia..
Melihatmu..mendengar suaramu..menatap indah pesonamu..
Itu sudah cukup tuk tumbuhkan artimu dihatiku..
Meski terhalang senja di antara genggam tanganmu dan dirinya..
Aku tak perduli..
Bila esok ku harus mematikan rasa ini lagi..
Maka biarlah sore ini ku nikmati cintamu..
Meski sesaat..
Biarkan ku nikmati nuansa ini..
Meski sejenak..
Sebelum kau pergi..dari tatapku..
Lagi..
nb. Cinta tak pernah habis tuk dinikmati..

Komentar Terbaru Pembebas Penat