Aku ingin pulang..

25 02 2009

Terkadang jasad ini begitu lelah berjalan..

Lewati takdir hidup yang selalu berganti..

Susuri wajah-wajah kehidupan yang membuatku mengerti akan cinta..

Telah lama aku meninggalkanmu demi sebuah mimpi..

Di ujung senjaku, selalu ku uraikan doaku agar kau baik-baik saja di sana..

Di setiap persinggahan, di setiap waktu dan tempat yang menjadikan jejakku..

Aku selalu merindukanmu..

Tiap sisi hatiku selalu memanggil namamu..

Tiap mata ini memandang selalu ada dirimu..

Mendengar tawamu, memandang wajah cantikmu dan hangatnya pelukmu..

Tak sedikit ku harus menahan rasa ini, menguburnya dalam doaku..

Menangis dan merintih di antara sujudku..

Kau selalu ku impikan..

Masih terukir begitu indah di hatiku..

Saat kau mencium bibirku lembut dan katakan “Aku akan menunggumu..”..

Pelangi melukis janji kita di sepanjang cakrawala senja..

Pendamping jiwaku, esok kan cepat berlalu, malam kan cepat tergantikan..

Aku kan pulang dan kita kan bersama..

Akhiri perjalanan ini dengan sholawat pelaminan..

Demi mimpi demi janji demi semua yang ada di hati..

Kekasihku, aku merindukanmu..

Begitu merindukanmu hingga ragaku bergetar hebat..

Aku akan pulang..

Saat mentari menyapamu, saat embun pagi menyapa harimu..

Aku akan ada disampingmu..

Dan lelapkan kerinduan ini..

nb. rindu adalah perasaan yang begitu hebat..

memaksa kita akui rapuhnya hati..akan cinta..





Tak sehebat itu..

9 01 2009

Awalnya aku meyakini bahwa aku kan baik-baik saja tanpamu..

Menjalani hariku dengan senyuman..dengan semangat..

Dan melupakanmu..

Seminggu berlalu..aku bahagia..tanpamu..

Sebulan..dan ku mulai mengingatmu..

Setahun sudah kau dan aku tak bertemu..dan aku merindukanmu tiap malamku..

Mengenangmu..memimpikanmu..

Dan aku sadari aku semakin merindukan hadirmu dalam hidupku..

Aku tak sehebat itu..

Meski ku tahu kau tak lagi sendiri..aku masih mencintaimu..

Meski ku tahu kau menyakitiku..aku tetap mencintaimu..

Dan aku sadar itu menyakitiku..

Mungkin..cinta ini adalah cinta sejatiku..

Cinta yang tak mengenal dogma..

Kini..aku menanti keajaiban yang pernah datang kepadaku..

Berharap dia kan singgah..dan lelapkan hatiku dengan mimpi tentangnya..

Berharap dia kan mengingatku dan temukan aku di hatinya yang terdalam..

Mencintaiku..

Seperti janjinya dan janjiku yang masih ku dekap erat..

Tuk bersama sepanjang usia..

nb. Cinta sejati tak kan hilang..meski tersakiti..meski terlewati..





Janji dua kekasih..

28 05 2008

Adalah rangkaian kata – kata suci di pasir putih

Terlihat indah kemudian hanyut ditelan ombak

Meyakini kemudian mengingkari…

Adalah seorang bocah yang telanjang

Begitu polos penuh kebahagiaan

Tanpa duka dan derita…

Adalah ayat – ayat suci yang diagungkan

Mendalami semua kebenarannya

Tanpa pernah menjalaninya…

Adalah anggur yang begitu memabukkan

Yang menyatukan hitam dan putih

Menjadi kelabu…

Adalah penyatuan jiwa yang bercinta

            Seperti Adam dan Hawa di surga

            Kemudian terlena dan terpisah…

Adalah ikatan hati yang mencintai

            Yang meleburkan kemunafikan

            Dan lelapkan kesetiaan…

Adalah sangkar yang terbuat dari serat jiwa

            Begitu lembut menyentuh kalbu

            Membelenggu pengkhianatan…

Adalah ketulusan mimpi dua insan

            Tuk sehidup semati dalam takdir

            Yang tak kan berakhir…

Adalah janji antara kau dan aku

            Tuk saling memiliki dan mengasihi

            Hingga di surga nanti…

nb. Janji saat mencintai adalah kebahagiaan..

Sesudahnya..mampukah kita menjaganya?

Mewujudkannya??