Merindukan Hadirmu..

19 11 2008

Malam ini aku begitu merindukanmu..

Satu per satu kenangan itu menyeret air mataku..

Senyum itu..tatap itu..sapa itu..

Meluluhkan perasaan dan kesadaranku..kau telah pergi..

Masih terasa dekapan hangat pelukmu..genggaman erat tanganmu..

Dan hati ini semakin tenggelam..mengenangmu..

Aku sadar aku tak pernah bisa melepasmu pergi..

Aku tak peduli kini kau telah bersamanya..

Malam ini aku begitu merindukanmu..sangat merindukanmu..

Hujan ini..alunan lagu ini..menyempurnakan bayang dirimu..

Aku yakin, kau pun merasakannya..karena hatiku percaya itu..

Meski tersembunyi dalam hati yang tersampingkan..

Getar jiwaku tersampaikan di jala-jala mimpimu..

Andai kau pun merindukanku..

Mungkinkah kita kembali bersama..

Seperti dulu..

nb. Kerinduan akan masa lalu..hadirkan senyum, harapan dan luka..





Rindumu bahagiaku..

31 10 2008

Jika aku belum mengungkapkannya..bukan berarti aku tak mencintaimu..

Jika aku terlalu tak menghiraukanmu..bukan berarti aku tak peduli..

Apa yang ada dalam hati dan jiwaku tetaplah engkau kekasihku,

Apa yang aku lakukan kini hanyalah meyakinkan diriku kau kan bahagia..

Karena aku mencintaimu..

Cobalah mengerti..cobalah pahami tentang rasa ini..

Bukan aku lari dan meninggalkanmu dalam tanya..dalam penantian..

Aku pun disini selalu merindukanmu..selalu menjaga apa yang kau beri..

Bersabarlah..aku pasti kan datang dan menjemputmu..

Biarkanlah mereka menerka dan membicarakan tentang kita..

Dihatiku..hanya ada namamu..

Semoga kau pun begitu..

Akan ku dekap erat janji yang dulu ku untai di hatimu..

Akan ku basuh semua letihku dengan kerinduan kepadamu..

Dan aku tak kan lelah mengejar mimpiku untukmu..

Jikalau kau merapuh..cobalah bertahan..sekuatmu..

Jikalau kau tak mampu dengan itu..cobalah tersenyum..mengingatku..

Apapun kelak..kau kan sadari aku yang mencintaimu..

Dan kau kan tersenyum mengenangku..

Sekarang, tidurlah..pakailah selimut rindumu..senandungkan namaku..

Aku kan datang..untukmu..

Aku mencintaimu..

nb. Kerinduan adalah bumbu..cinta adalah masakan..

Setiap jiwa yang merindu..dialah jiwa yang mencintai..





Kerinduan..

22 09 2008

Lelaki:
Aku merindukanmu..melebihi rinduku pada musim semi..
Aku benar-benar ingin bersamamu seperti lautan dan camar..
Andai kau tahu itu..
Langit, beri aku tanda..sedikit saja agar ku bisa menyampaikannya..
Berikan cahayamu dan jadikan petunjuk agar ku bisa menemukannya..
Di antara kegelapan malam dan ribuan bintang..
Perempuan :
Andai kau pun tahu..
Akulah yang seharusnya ada di sana.. memeluk dan mencumbu hatimu..
Bukan mereka bukan pula dirinya..
Hanya akulah yang mengerti tentangmu..tentang kerinduanmu..
hanyalah aku perawan suci untukmu..
Hanya aku yang mencintai jasad dan jiwamu..
Hanya aku..dalam doa dan sujudku..
Tuk meresapi kerinduanmu..
Lelaki :
Mungkinkah kau rasakan kegalauan hati ini?
Mungkinkah kau rasakan keresahan dan rasa bimbang ini?
Perempuan :
Mungkinkah kau rasakan kesendirian ini?
Mungkinkah kau tahu isi hati ini?
Sang bijak :
Dan sesungguhnya kerinduan adalah anggur..
Pelapis dari kue cinta yang begitu menggoda..
Mereka yang terkurung dalam dilema dan ragu tanya..
Kerinduan adalah ladang suci yang begitu luas..
Kerinduan adalah kedalaman samudera jiwa..
Mereka yang mencintai..tahu arti kerinduan..
Mereka yang memiliki..memberi arti pada kerinduan..
Mereka yang sendiri..mencari tahu makna kerinduan..
Damai dan bahagia..

nb. Dan kerinduan itu nyata..
Bukan khayal semata..