Yang ku rasa..


Biar aku yang bicara, biar aku saja

Tolong diam dan dengarkan apa yang ku katakan

Jangan menyela bila ku bicara karena aku tak mungkin mengulangnya

Telah lama ku nanti saat seperti ini, hanya ada kau dan aku, terasing

Tak ada keramaian, tak ada kebisingan, hanya sepi dan sendiri

Tak ada kata-kata romantis, tak ada kata-kata munafik, jujur apa adanya

Telah jenuh ku memendamnya, terlalu sering ku menguburnya dan ku gali lagi

Sahabat, maaf bila ku harus berpisah denganmu setelah rangkaian waktuku bersamamu, dalam suka dan duka, dalam canda dan tawa

Karena kini aku yakin, rasa ini telah berubah, telah berganti

Sayangku padamu, kasihku padamu, telah tumbuh menuntun hatiku

Kini ku harus jujur, bila aku mencintaimu sebagai kekasih, bukan sahabat lagi

Dan ku harap kau kan mencintaiku seperti aku, menjadi kekasihmu bukan sahabatmu

Kini bicaralah, katakan apa yang harus kau katakan, jangan diam lagi karena

Aku telah selesai dengan inginku, mengatakan rasaku

Bicaralah jangan ragu, katakan padaku apa yang kau mau

Meski itu kan menyakitkanku, bicaralah sekarang karena ku tak ingin menunggu

Setelah lama ku menunggu…

nb. Katakanlah apa yang kau rasa..

usah takut..karena kau tak kan pernah tahu

sebelum kau mengatakannya..

Yang ku rasa..

3 thoughts on “Yang ku rasa..

  1. Ehmmm bener2 curahan hati ya?…salam kenal dari saya

    Sekedar unek-unek aja..
    Senang berkenalan dengan anda..
    salam hangat..
    unekunekotak.

  2. jie says:

    ya benar kali…

    ini lah aku sewaktu aku meluahkan rasa pada sahabat yg sekarang sudah menjadi pacarku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s