Penerimaan..


Aku patahkan ego dan ketakutanku..
aku bersihkan naluri dari curigaku..
sudah saatnya aku menerimamu kembali dihatiku..
sudah waktunya aku merelakanmu hadir disini..
sebagai seorang teman saja..
mungkin itu kan menyembuhkan sakit yang pernah ada..
aku terlalu lelah tuk berlari menjauh dan meninggalkanmu..
aku terlalu sakit sembunyi dan menyelimuti diriku dari kelammu..
aku kan mencoba menerima kenyataan..kau memang ada di kisahku..
aku tak kan pernah bisa menghapus itu..menghapus takdirku kepadamu..
tetapi..sungguh ku mohon kepadamu..jangan kau katakan cinta itu..
karena aku telah menutup rapat hatiku..darimu..dari sakit itu..
biarkan aku menerimamu dan kau menerimaku sebagai sahabat..
sebagai teman..karena itu lebih membahagiakanku..saat ini..
aku tak memintamu tuk berhenti mencintaiku..mengharapkanku..
karena itu hak dan hidupmu..aku tak kuasa melarang..
tapi aku benar-benar tak bisa..
kalau kau memang ingin ada di hidupku lagi..
terima aku seperti itu..karena aku pun kan mencoba menerimamu..
seperti itu..

nb. Satu kisah bukanlah cerminan hidup..
biarkan ia menjadi prosa dalam perjalanan ini..

Penerimaan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s