Patah hati..


Ketiadaan yang aku rasakan..hampir saja membunuhku..
Tapi, ia tak begitu kuat tuk robohkan hatiku..
Ia tak sehebat yang orang katakan..
Mungkin benar jika ia berhasil goyahkan jiwaku..
Mungkin juga benar ia telah redupkan hatiku..
Tapi, tetap ia tak mampu mengubur pribadiku..
Sungguh jika kau bertanya “Apakah itu menyakitkan untukmu?”
Demi kebahagiaanku, aku kan menjawab “Lebih dari yang mereka tahu..”
Entahlah, kenapa Tuhan ciptakan rasa seperti ini..
Kenapa tak Dia ciptakan rasa bahagia saja..
Kini, lelaki yang sempat membuatkanmu istana di hatinya..
Terpenjara dan terkurung sepi di istananya sendiri..
Mungkin esok kan datang dan bawakan setumpuk mimpi baru..
Mungkin esok kan datang berita dari seberang, peperangan telah berakhir..
dan kebahagiaan yang memenangkannya..
Bila kelak keajaiban itu datang lagi,
Aku kan memeluknya erat dan tak ku lepas lagi..selamanya..
Kini, aku kan menikmati kekalahan ini..
Aku kan jalani peranku sebagai Raja tanpa mahkota..
Aku kan tumbuhkan hatiku dari lukaku..

nb. Semua berawal dari kebiasaan..
Hingga kita menikmatinya dan melupakannya..

Patah hati..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s