Altar cinta..


Daun teh itu masih begitu muda untuk kau petik sayang..

Usah terburu-buru..biarkan kupu-kupu dan awan mendewasakannya..

Sekarang, kita susuri bukit ini..susuri cerita ini..

Di ujung kali berbatu itu, ada sebuah pondok yang indah..

Beratap ilalang..dan sebuah kolam yang penuh ikan..

Disanalah dulu aku bermain dengan angan dan harapanku..

Duduklah dan tataplah aku..dengan matamu itu..

Sayang..taukah kau betapa aku bahagia denganmu???

kaulah bidadari itu..

Angin bukit..kesejukan..wewangian teh..dan rona senja..menghias keangunanmu..

Mata yang bercahaya..senyum yang meneduhkan..

Kaulah perempuan yang selalu ada dimimpiku..disetiap inginku..

Pagi ini..dibukit ini..dipadang teh ini..

Biarkan kupu-kupu dan belalang menjadi saksi..

Biarkan awan menjadi peneduh pelaminan..

Dan biarkan bukit dan sungai berbatu ini menjadi altar cinta kita..

Hari ini..aku sujudkan jasadku..aku tinggalkan duniawiku..

Pagi ini biarkan lidah dan hatiku bercumbu memintamu..

Menjadi ibu untuk anak-anakku..

Menjadi teman perjalananku..

Menjadi istri untukku..

Hingga kelak disurga nanti..

Aku..mencintaimu..Nayla..

nb. Kisah seorang teman..

betapa bahagia..selamat ya!!!

Altar cinta..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s