Liontin Bulan..


Aku masih memikirkannya..

Pertemuan itu..begitu membekas dihati..

Di sudut bus Jakarta – Bandung..kau dan aku..berdua..

Diantara derasnya hujan sepanjang Cipularang..

Akui larut dan tak henti menatapnya..begitu indah..

Dia bilang dia akan segera mengirim surat untukku..

Dan segenggam harapan bila aku bisa menemukannya..

Aku masih ingat berat nada suaranya..desahan nafasnya..

Aku masih terbayang bulu mata..tatapan bercahaya..

Dan rambut hitamnya yang memahkotakan kecantikan ragawi..

Aku masih terbekas senyum manisnya..saat ku panggil Bulan..

Atau tawanya saat bercanda..begitu hangat..nuansa yang hilang..

Hingga saat kau turun dan tinggalkan aku sendiri..

Dalam keremangan dan harapan yang hebat dihati..

Dan dia berikan liontin itu..kepadaku..agar kelak bertemu lagi..

Entahlah..

Malam ini aku masih berharap bisa memimpikannya..

Aku benar-benar berharap bisa bertemu dengannya..

Suatu hari nanti..

Aku kan menemukanmu..Bulan..

Di sudut kota ini..di tepian jalan ini..

Aku pasti menemukanmu..

Aku telah jatuh cinta..

nb. Cinta ada karena kehendakNya..

Cinta terasa hanya untuk jiwa yg terberkati..

Liontin Bulan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s