Kau menghantuiku..


Jakarta..10.30 pagi..kamar sempit di sudut kota..
Tahun ke enam..setelah kau pergi..
Hari ini..adalah hari dimana kita berpisah..dari cinta..
Terbangun dalam gundah..terikat oleh mimpi di ranjangku..
Wajah itu datang lagi..semalam..
Tangis itu begitu menyayat perasaanku..begitu perih..
Sudah tiga hari ini mimpi yang sama selalu hadir menemaniku..
Mimpi tentangmu..tentang kita di pertengkaran itu..
Matahari begitu terik..aku masih terdiam..menatap jendela usang..
Tak ada kicau burung..tak ada sapa lembutmu yang dulu hadir..
Enam bulan yang lalu..adalah mimpi terburukku..
Langkah ini ku jejakkan ke lantai yang beku..
Wajah ini ku basuh dengan doa yang khusyuk..
Udara yang berat..terhirup mencekik sisi paru-paruku..
Hari ini..aku seperti orang yang paling menderita..
Entah sampai kapan ku bisa terbebas dari mimipi-mimpi itu.,
Cermin kecil separuh badanku..tunjukkan raga yang rapuh..
Dan bulir-bulir keringat dingin yang mentertawaiku dengan arogansinya..
Tak ada lagi rona keceriaan di wajah yang memucat ini..
Bayangan tentangmu..selalu menghantuiku..selalu mengikat jiwaku..
Apa yang terjadi denganmu kini?
Kenapa aku tak bisa lepas dari belenggu cintamu?
Enam tahun..yang menyiksaku lewat kenangan..
Entah kapan semua berakhir..

nb. Kenangan akan cinta sejati..
Tak terlupa meski itu sebuah luka..

Kau menghantuiku..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s