Kau akhiri semuanya..


Langit menangis malam ini..begitu derasnya..
Wangi parfummu masih begitu terasa menusuk hidungku..
Di antara wangi darah yang membasuh jasadku..
Setaut rindu telah terbungkam..
Tinggalkan raga kecil yang tertunduk rapuh..
Malam ini seharusnya aku tersenyum..bukan meratap..bukan pula menangis..
Kau datang setelah sekian lama aku menanti dalam kesetiaan..
Kau datang hanya tuk katakan “Aku tak mencintaimu lagi..maafkan aku..” begitu saja..
Kenapa??
Apakah karena aku yang terlalu setia hingga semua ini terasa begitu menyesakkan??
Ataukah aku yang terlalu patuh pada dogma hingga hanya bisa menutup rapat perasaanku??
Bukankah ini sebuah kewajaran, seperti katamu??
Jikalau aku tak terlalu berharap..
Jikalau aku tak terlalu setia..
Mungkin aku masih bisa berdiri dan mendoakanmu..
Tapi tidak..
Aku hanya bisa mencaci..hanya bisa berteriak..menghujat namamu!
1 tahun aku menunggu..1 tahun aku menjaga hatiku..
Dan malam ini..
Aku tahu..
Semua telah berakhir..
Seperti hidupku..

nb. Cinta kadang melebihi logika..

Kau akhiri semuanya..

One thought on “Kau akhiri semuanya..

  1. ayu aja.. says:

    cinta kadang melebihi logika?
    benarkah??
    apakah logika berlaku dalam cinta?

    Pertanyaan yang sama yang aku cari jawabannya..
    Dalam cinta mungkin saja berlaku semuanya..
    Logika, rasio, intuisi dan yang melebihi dari itu..
    Mungkin Ayu punya jawabnya.. ^_^
    Salam kenal,
    unekunekotak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s