Dua cinta untukku..


Sungguh seharusnya tak ku tumbuhkan rasa ini..

Tak perlu aku ada dalam keadaan seperti ini..

Aku mencintainya dan mulai mencintai dia yang lain..

Dua keindahan yang membuai pesona jiwaku..

Andai tak ku turuti perasaanku dulu..

Mungkin aku tak akan merintih dalam dilema saeperti saat ini..

Andai kau pun dulu memahami perasaanku dan mencintaiku..Aku tak kan lari kepadanya yang mengertikanku dan sejukkan hatiku..

Dia datang saat kau tak menghiraukanku..

Dia datang saat kau mengacuhkanku di hatimu..

Dia merasuk jiwaku saat jiwaku kosong tanpamu..

Dan aku mulai belajar untuk mencintainya..

Menegaskan diriku bahwa kau bukan untukku..

Kini, kau katakan kau mencintaiku..

Kau katakan kau selalu menungguku dalam hari-harimu..

Kenapa?

Bukankah kau bilang rasa ini tak mampu kau wujudkan?

Bukankah kau yakinkan aku, kau takut aku kan terluka?

Untuk mencintai..untuk memilikimu?

Sekarang kau datang..dan membalikkan semua itu..

Hatiku kini merajut namanya..

Jiwaku kini mencumbu cintanya..

Meski tentangmu masih melekat dalam relung hatiku..

Tak pernah hilang..tak pernah mati..

Aku tak kan mampu memilih..aku tak mau memilih..

Dua hati yang ku impikan..

Dua cinta yang ku doakan..

Aku tak kan mampu melihat air mata lagi..

Aku tak ingin menteskan air mata lagi..

Biarlah kini ku sendiri..

Tanpa kalian..

Tanpa cinta..

nb. Cinta dan dilema..dua hal yang sering berpeluk mesra..

Saling merayu..saling membunuh..

Dua cinta untukku..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s