Bukan karenamu..


Bukankah mencintai dan dicintai adalah anugerah?

Lalu mengapa kau harus korbankan rasa dan bahagiamu?

Untuk mencintai, untuk memiliki ?

Sedangkan ku tahu bersamanya tak ada rasa dihatimu..

Kenapa harus kau jalani semua kemunafikan itu?

Demi tawa dan canda mereka yang kau sayangi?

Mungkin benar kepatuhan itu menjadikan semuanya mudah..

Tapi, kebahagiaan sejati yang kau impikan..

Akankah kau biarkan ia pergi begitu saja?

Apakah kau mampu mencintainya dengan setulus hatimu?

Apakah kau mampu tersenyum?

Bukan keresahan dan kegalauan hati?

Aku tahu apa yang kau rasakan..

Aku pun mengerti semua yang kau impikan..

Bila saja ku mampu melihatmu tersenyum bahagia dengan hatimu..

Tak akan pernah ku bertahan seperti ini..

Ku pasti kan ikut tersenyum, ku pasti kan ikut bahagia..

Tapi tidak saat ini..

Karena ku tahu kau masih ragu jalani semuanya..

Sekali lagi, tanyalah hatimu..dan biarkan suara itu datang kepadamu..

Aku kan menjagamu..aku kan menemanimu..

Hingga kau mampu tersenyum..

Karenanya..

Dan aku kan pergi, meninggalkan semua..

Dengan senyum di hatiku..

Sepertimu..

nb. Cinta yang datang karena keterpaksaan,

bukanlah cinta yang membuatmu bahagia..

Bukan karenamu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s