Kau dimana?


Sudah empat jam aku menunggumu di sini..

Dalam sepi dan tanyaku sendiri..

Berharap kau secepatnya datang menemuiku..

Seperti yang kau katakan kemarin malam..

Tapi..kau tak datang..

Haruskah ku pergi? Haruskah ku akhiri semua sendiri?

Bukankah kau sendiri yang menginginkan kita berpisah baik-baik saja?

Bukankah kau yang memohon padaku tuk bertemu terakhir kalinya?

Bukankah kau yang selalu berteriak agar kita terus bertahan?

Semalam aku telah memikirkannya sepenuh hatiku..

Aku akan mencobanya sekali lagi karena kau terlihat bersungguh-sungguh..

Kau terlihat begitu tulus untuk menjaga utuhnya cinta kita..

Tapi kini kau meruntuhkan percayaku lagi..

Akankah kau datang?

Akankah kau buktikan semua kata-katamu semalam?

Ataukah kau kan seperti biasanya? Meninggalkanku dalam tanya..

Aku tak kan tahu apa aku bisa mengertikanmu..sekali lagi..

Tapi..

Kenapa hatiku merasakan sesuatu yang tak biasanya?

Takut, gelisah, dan cemas yang tak menentu..

Apa yang terjadi denganmu? Kau dimana?

Ataukah hanya perasaanku saja?

Kenapa aku harus berada disini memikirkanmu? Menunggumu?

Apa yang sebenarnya terjadi?

Mungkinkah kau memang tak bisa menemuiku?

Tapi kenapa?

Sampai kapan ku akan disini?

nb. Ada hal yang tak harus dimengerti..ada hal yang harus tersembunyi..

Cinta adalah ikatan hati..kau kan merasakannya meski ia telah tiada..

Kau dimana?

5 thoughts on “Kau dimana?

  1. irfanantono says:

    Sing sabar ya mas… nelangsa temen siiihhh

    Pastine mas irfan..nelangsa? Mboten ah..hehe..
    Kesabaran adalah jembatan tuk menjadi pribadi yang bijak..
    Salam hangat,
    unekunekotak

  2. mujahidahwanita says:

    Terkadang emang ada sesuatu hal yang tidak dapat kita mengerti…
    Terkadang emang ada sesuatu hal yang tidak dapat kita sadari…
    Terkadang emang ada sesuatu hal yang tidak dapat kita ketahui..

    Semoga dapat segera di mengerti
    Semoga dapat segera di sadari
    Semoga dapat segera di ketahui

    Dalam sepi aku akan selalu ada untukmu…

    Memikirkan mu dan Menunggu mu sampai ajal menjemputku….
    Aku kan selalu ada…

    Seperti yang kau ketahui..
    Seperti yang aku ketahui..
    Seperti yang kita ketahui bersama..
    Semoga itu jadi nyata..
    Salam hangat,
    unekunekotak

  3. jeng'kelin says:

    sesuatu tak harus dimengerti jika telah terjadi
    tapi dipahami dengan kondisi keadaan yang terjadi
    satu sisi jika dipahami akan mengerti
    mengapa aku tak datang saat itu

    hehheh…bagus pak, aku suka semua tulisannya.
    hampir semua rata2 menyangkut kisah aku dan dia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s