Tersenyumlah, untukku..


Sayang,

Kau telah menemaniku, kau telah jalani separuh hidupmu bersamaku..

Kau kuatkan aku saat ku rapuh..

Kau relakan duniamu hanya untukku..

Kau dendangkan lagu untukku saat ku redup..

Kau tak pernah pergi meski terkadang ku menyakitimu..

Kau tak pernah menyerah meski kadang ku kalah dalam hidupku..

Kau setia di sisiku meski kini ku tak lagi sempurna untukmu..

Kau tunjukkan arti perjuangan yang begitu hebat padaku..

kau adalah ibu yang sempurna untuk anak-anak kita..

Kini, ku hanya lelaki lemah tak berdaya..

Terbaring lemah di batas usiaku..

Karenamu aku kan bertahan..karenamu aku kan berkawan takdir..

Jikalau ini saat terakhir ku bisa menatapmu..

Jikalau ini pertemuan kita yang terakhir kalinya..

Genggamlah tanganku agar ku lewati jalan ini dengan ikhlas..

Sungguh, dalam hidupku..kaulah hal terindah untukku..

Usah menangis, usah bersedih..

Genggamlah tanganku, tersenyumlah untukku..

Hanya itu yang ku pinta..

Kelak, cinta kita kan terkenang di langit malam, cinta kita kan menari di kesejukkan pagi..

Menjadi petuah bijak bagi mereka yang mengerti..cinta tak bisa di akhiri..

Aku kan selalu menjadi bintang kecil yang menari di malam gelapmu..

Sekali lagi, tersenyumlah..dan biarkan aku menikmati senyum itu..

Terakhir kalinya..

Malaikat telah datang, dia menyapaku dengan lembut..

Dia titipkan salam kepadamu..

Jagalah anak-anak kita..ajarkan mereka cinta yang kita punya..

Aku tak kan pernah pergi..

Aku kan selalu ada dihatimu..

Selamat tinggal sayang..

Aku mencintaimu..

nb. Menjadikan rasa kehilangan sebagai cinta adalah keindahan yang sempurna..

Tersenyumlah, untukku..

3 thoughts on “Tersenyumlah, untukku..

  1. Zaki says:

    Cinta memang tak pernah berakhir, namun demikian cinta juga tak harus memiliki. Cinta adalah membuatnya bahagia. Jika dia ingin terbang, maka lepaskaslah dia. Biarkan dia terbang bersama sayapnya yang transparan. Jika dia adalah wanita kita maka dia kan kembali, namun jika dia bukan wanita kita maka biarkan dia pergi, terbang menuju tempat sang pencipta…

    Sungguh benar apa yang kau tuliskan Teman,
    Salam hangat,
    unekunekotak

  2. jeng'kelin says:

    kata terakhir aku suka sekali :

    Aku tak kan pernah pergi..

    Aku kan selalu ada dihatimu..

    Selamat tinggal sayang..

    Aku mencintaimu..
    ———————————————————-
    aku ingin menangis membaca tulisan ini, indah…mengingatkan aku
    jika nanti aku kan pergi….jauh…

    semoga bisa aku katakan pada kekasih ku nanti, jejak sandy…

    dari aku : ‘ kelly’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s