Tak bisa lagi mencintaimu..


Aku telah terdiam karenamu..

Aku telah tertunduk karenamu..

Aku telah menahan sakitku karenamu..

Tapi, kau tetap saja seperti itu..

Berulang kali ku coba mengerti dan membuatnya pengertian..

Berulang kali ku maafkan dan menganggapnya kekhilafan semata..

Tapi..

Kau selalu menjadikan cinta kita mudah..

Kau selalu menganggap semua itu kewajaran..

Tanpa sekali pun memikirkan aku yang memahaminya..

Tak bisakah kau lihat sayatan luka di hatiku ini?

Tak mampukah kau lihat pedihnya rasa dari mataku ini?

Aku tak bisa lagi jalani ketiadaan ini..

Aku tak pernah ada..

Dan kau pun tak kan merasakan ada dan tiadanya aku..

Aku mencintaimu sepenuh hatiku..

Aku menyayangimu melebihi kepatutan manusiawiku..

Dan kau hanya tersenyum..

Hanya berkata “Itu adalah hakmu tuk mencintaiku..” ..

Semudah itukah?

Semudah kau katakan cintamu dulu kepadaku?

Aku tak bisa lagi mencintaimu..

Apa yang ku rasa, sudah cukup tuk ku hentikan..

Aku tak kuasa lagi mengertikanmu..

Bebaskan aku..usah kau datang lagi..

Biarkan aku sendiri yang kan sembuhkan lukaku..

Bukan kamu..

Cintailah wanitamu yang lain..meski kau menyangkalnya..

Aku tahu..aku bukan siapa-siapa..

Untukmu..

nb. Pengorbanan dalam cinta terkadang membunuhmu perlahan..

berkorbanlah dengan apa yang kamu ketahui hasilnya..

Tak bisa lagi mencintaimu..

7 thoughts on “Tak bisa lagi mencintaimu..

  1. saphie says:

    tak smua pengorbanan bisa d ketahui hasilnya…
    sringkali pengorbanan ada tanpa alasan… bahagia meskipun hasilnya tak sbaik prasangka..
    dan kalaupun itu membunuhmu..
    terbunuhlah sebagai ksatria…
    yg terbunuh dengan indah tak hanya mati sia – sia

    Yep, semoga kita semua menjadi ksatria dalam perang hati ini..
    Salam hangat,
    unekunekotak.

  2. Ayoo bro, kurangi personifikasimu…
    Puisi yang bagus hanya punya satu macam, kata “aku” tidak mewakili diri sendiri, namun semuanya. Puisi setelah di publish adalah bukan milik penulisnya.

    Wah, hayuuuukk..
    Makaseh ya, semoga tulisan jadi lebih baik..
    Salam hangat,
    unekunekotak

  3. Yah dah nggak mencintaiku lagi ya… hati ini hancur jadinya..:mrgreen:

    Hahaha..mencintai dan dicintai..
    kenapa kalau, tak mencintai dan tak dicintai?
    salam hangat,
    unekunekotak

  4. wah mas aq amp bingung deh meh koment apa…
    pkoke puisine top lah…

    Dengan membaca dan mengerti..
    itu saja lebih dari bahagia untukku..
    Salam hangat,
    unekunekotak.

  5. Iema says:

    Pengorbanan sejatix tdk diliat dr apa yg kt dpt tetpi apa yg dpt kt perbuat untk org lain…
    Karena pengorbnan yg tulus takan pernh mengukr kata ‘sia-sia’…

    But tulisanx bgus..cayoo terus menulis yah biar lbh bk lg..
    Salam hangat
    Unekunekotak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s