Sunyi.


Menyepi diri

Mungkin tak seperti ini. Bila logika tak menggerus asa

Atau matahari tak terlalu cepat pulang

Dan jemarimu masih bergelayut. Erat melekat

Melingkari dahan kesetiaan

Sunyi

Bila tak ada suaramu. Terbiasa memadu rindu

Melelap harap di penghulu malam

Sepi

Bila ketiadaan wujudkan dirinya. Meliuk remuk

Punguti repihan hati yang telah kau tebar

Di padang hati.

Sunyi. Aku pulang

Memeluk kelam, untukmu.

Sunyi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s