Sapa pagi: Risalah Sang Pencinta.


Selamat pagi Tuhan, maaf bila hamba terlambat menyapaMu hari ini..

Tuhan, hamba ingin mengutarakan gelisah hati hamba kepadaMu :

Hamba tahu, hidup hamba selama ini penuh dengan dosa, penuh dengan penyakit hati, dan hamba jujur sadar melakukannya, tiada kesalahan padaMu yang hamba lakukan dengan tidak sadar, itu benar Tuhan, hamba tak kan mengingkarinya karena Kau pun Maha Mengetahui..

Tuhan, bila pagi ini adalah pagi terakhir untuk hamba, maka ijinkanlah hamba menunaikannya hingga senja itu tiba..

Jadikanlah hamba termasuk orang-orang yang bersyukur, orang-orang yang menjadi penghuni surgaMu, karena hamba percaya surga itu ada, seperti hamba percaya Kau sungguh ada dan ijinkanlah hamba yang hina ini bertemu denganmu wahai maha segala keindahan..

Tuhan, jikalau hamba tak sempat menunaikannya karena memang waktu hamba di dunia ini telah habis, hamba mohon jadikanlah pagi ini berkah bagi mereka yang mampu menunaikannya karenaMu..

Dan jika hamba sempat menunaikannya, hamba mohon berikanlah hamba petunjuk nyata agar hamba selalu dalam hidayah iman dan takwaMu..

Tuhan, ampuni hamba karena sering lalai melaksanakan perintahMu, terlalu sering melakukan apa yang Kau larang..

Hamba tahu, hamba hanyalah manusia yang penuh nista dan tak seharusnya hamba memohon segala nikmat dan ampunanMu saat merasa hidup tak berlaku adil..

Hamba tahu, hamba tak menyapaMu atau bahkan sekedar mengingatMu saat hamba dalam kesenangan duniaMu..

Sesunguhnya Kau Maha Pengampun lagi Maha Pengasih..

Ampunilah dosa-dosa hamba dan juga dosa-dosa orang-orang yang menyayangi juga membenci hamba..

Pagi ini ijinkanlah hamba memohon risalah dan hidayahMu..

Hamba tahu, Kau menyayangi kami dan tak sedikit pun mengabaikan kami..
Sayangilah kami dan berikanlah kami nikmat surgaMu di dunia dan akhirat nanti..

Terima kasih Tuhan, sekiranya itu yang hamba ingin utarakan.

Selamat pagi, hamba menanti kejutanMu yang lainnya..

-dan waktu adalah rahasia.

Sapa pagi: Risalah Sang Pencinta.

One thought on “Sapa pagi: Risalah Sang Pencinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s