Sebuah kebohongan karena mencintai.


Ketika kita mencintai seseorang, ada sebuah kebahagiaan saat kita mampu membuat pasangan kita tersenyum bahagia. Saat kita melihat binar mata dan tatapannya yang jernih, mungkin itulah kehangatan yang benar-benar akan kita rindukan dikemudian hari.

Tetapi, sebuah hubungan tidaklah selalu menghasilkan binar mata dan sebuah senyuman yang hangat. Ada kalanya kita menerima tangisan dan tatapan sendu penuh air mata, hanya karena sebuah kesalahpahaman.

Hal yang ingin saya bahas disini dan sebenarnya pernah saya bahas sebelumnya di beberapa tulisan adalah sebuah tindakan berbohong dengan alasan mencintai. Ah, bagi sebagian orang pasti akan merasa aneh mendengar alasan berbohong karena mencintai. Bohong tetaplah berbohong. Tapi, demikian adanya.

Terkadang kita merasa harus berbohong agar orang yang kita cintai tidak terluka hatinya, atau mungkin kita berbohong karena kita sangat mencintai pasangan kita dan tak ingin kehilangan. Mungkin banyak hal kebohongan yang telah kita lakukan hanya sekedar agar pasangan kita tetap bahagia dan kita tidak kehilangan meski itu bukanlah sebuah kebohongan tentang perselingkuhan. Ya, kalau kita berbohong karena berselingkuh itu sudah diluar topik yang saya bahas. Perselingkuhan akan selalu menyertakan kebohongan. Tapi yang ingin kita angkat adalah sebuah kebohongan yang mungkin dilakukan berulangkali karena kita mencintai atau takut kehilangan.

Ada hal menarik yang kemudian saya dapatkan. Beberapa orang yang sempat saya tanya mereka mengaku pernah berbohong pada pasangannya, tentu dengan alasan mereka sangat mencintai pasangannya tersebut. Ah, aku masih tak mengerti kenapa harus berbohong sedangkan di sisi lain kita sangat mencintai pasangan kita. Contoh, seorang suami berbohong karena ia telat pulang, ia berkata kalau banyak kerjaan di kantor sedangkan ia sesungguhnya harus mengantar salah seorang teman kerja perempuan ke stasiun karena memang rawan kondisinya. Dalam hati ia tahu bahwa ia berbohong, kebohongan ini dilakukan karena istrinya memang sangat pencemburu meskipun tak ada niat sedikit pun tentang perselingkuhan. Nah, kebohongan seperti inilah yang ingin saya bahas.

Hal yang ingin saya katakan adalah “Pernahkah berbohong karena kita sangat mencintai pasangan kita?”. Jika ya, maka apa yang kau rasakan setelahnya? Silahkan berbagi untuk penikmat unekunekotak lainnya.

Salam hangat,

N.R

Sebuah kebohongan karena mencintai.

One thought on “Sebuah kebohongan karena mencintai.

  1. jie says:

    sebagai seorang yg lagi sedang bercinta, bohong ini memang pernah aku lakukan…

    aku pikir aku melindungi dia dari perkara yang akan hanya membawa luka di hatinya

    tapi, atas alasan pun, aku tetap ga merasa selesa, ga tenang..kerna aku telah berbohong kepada insan yang paling aku sayang….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s