Dari Sahabat


Di sini, unek unek kalian bisa tersalurkan..

Berbagi dan saling memahami..

kita tak sendiri di dunia ini..

Makaseh ya untuk semua sahabat jiwa yang mau kasih unek-uneknya..

Life is beautiful..

11 thoughts on “Dari Sahabat

  1. Sikrenz says:

    HASRAT UNTUK BERUBAH

    Ketika aku masih muda dan bebas berhayal,
    aku bermimpi ingin mengubah dunia.
    Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
    kudapati bahwa
    dunia tidak kunjung berubah.

    Maka cita-cita itupun agak kupersempit,
    lalu kuputuskan untuk hanya merubah negeriku.
    Namun tampaknya,
    hasrat itu pun tiada hasilnya.

    Ketika usiaku semakin senja,
    dengan semangatku yang masih tersisa,
    kuputuskan untuk mengubah keluargaku,
    orang-orang yang paling dekat denganku.
    Tetapi celakanya,
    mereka pun tidak mau diubah!

    Dan kini,
    sementara aku berbaring saat ajal menjelang,
    tiba-tiba kusadari :

    “Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku,
    maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,
    mungkin aku bisa mengubah keluargaku.

    Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,
    bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku.

    Kemudian siapa tahu,
    aku bahkan bisa mengubah dunia”

    Terukir di sebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100 M

  2. duniamayaku7b says:

    gak mw koment soal critanya.., cuma mo koment soal tulisannya.., aku menhargai sastra.. tulisan dan segala papun dalam aksara… bagus. terus saja berkarya, menulis.. ungkapin semuanya yang sedang teriris.

    Thx..seperti yang mereka tahu..
    membaca cerita hidup sangatlah menyenangkan..
    terlebih cerita tentang orang-orang yang kita sayangi..
    juga diri kita sendiri..
    Salam Hangat,
    unekunekotak.

  3. maria maniezz says:

    Cinta…???
    Masalah “klise” tiap manusia
    Aku punya dua cinta dan aku bingung untuk memilih salah satu darinya
    Di satu sisi aku sangat menginginkan dia
    aku ingin hidup dengannya…
    aku ingin menghabiskan sisa hidupku denganya…
    aku ingin berbagi semua ceritaku dengannya…
    Tapi…..
    Cintaku yang lain juga menginginkan aku
    Aku telah hidup dengannya…
    aku telah berbagi cinta dan sayang kepadanya….
    Apakah aku tega meninggalnya hanya untuk dia..???

    *Cinta itu tidak selalu harus memiliki*

  4. Di saat diriku tenang setenang air danau
    Engkau datang kepadaku
    Ku belai wajahmu yang indah
    Kurasakan kesejukan kasihmu
    Sesejuk embun di pagi hari
    Setelah itu kurasakan cintamu

    Api cintaku selalu berkobar
    Walau sumbu pada diriku hilang
    Seiring sejalan dekat tiada tersentuh
    Kesedihanmu kesedihanku
    Kebahagianmu kebahagianku
    Seiya sekata dalam perbuatan

    Salam damai selalu di dalam kedamaian menuju keheningan dan kehampaan

  5. Bagaimana cinta diejawantahkan…
    oleh burung-burung..
    oleh bunga-bunga…
    oleh udara…
    oleh binatang-binatang..

    adakah mahkluk diluar dari cinta…
    sabda alam….

    314

  6. cinta..
    cinta ibarat ibu kita yang kedua
    terkadang membawa haru terkadang membawa duka
    yang setiap watktu bisa berlalu
    setiap saat bisa sirna
    tapi hidup tanpa cinta pasti terasa hampa

    cinta..
    suatu kata yang mudah untuk dikatakan
    tapi cukup susah untuk dipertahankan
    kesuhungguhan, kearifan, kebersamaan, saling mempercayai
    suatu cara yang bisa mempertahankannya

    cinta..
    terbentang luas bagai samudra
    tak ada ujung yang membatasi
    tak ada waktu yang memisahkan
    hidup terus sepanjang masa

    Maju terus sahabat, jalani terus kehidupan ini, buktikan apa sebenarnya itu cinta….

    Salam

    Putra sagari

  7. susah juga saat kita mengungkap kejujuran ke seseorang tentang apa yang kita anggap benar…karena apa yang kita anggap benar belum tentu benar dan sejalan dengan orang yang kita maksudkan….

  8. syair kata isyaratkan hati
    lirih dan penuh kesan
    namun ktika syair tergoeskan ambisi
    da kebohongan
    mk hinalah syair itu

    kubuat silsilah tentang arti syai sesungguhnya
    tak sedikitpun dpt terartikan olehku…

    lelah ku berfikir dan mencr
    sebuah titik tntng syai..

    namun smua sia2

  9. penyandang cinta gila says:

    birahi itu masih kurasa

    kasur lusuh itu masih tercium apeknya

    geli aku mengingatnya

    ku lepaskan semua asa saat ku bersenggama

    kekasih, dengan apa kiranya kau bayar tubuhku?

    dengan apa kiranya kau balas setiap desir darahku

    tapi nuraniku tak meminta pelor dari mu

    tapi nuraniku tak meminta sepintal sutra membungkus tubuhku

    tapi nuraniku tak meminta harapan kosongmu

    biarkan aku menjadi pelacur bagimu

    biarkan aku menjadi penjajah nafsu bagi biarhimu

    sesungguhnya, aku tak mengharap bagimu..

    meski tangan menunjuk ke arahku

    meski ludah terciprat di mukaku

    meski cacian terlontar untukku

    aku hidup bagimu

    dan kusuguhkan ketulusan untukmu

    kekasihku….

    malang, 30042010

  10. bunda manizz bede says:

    SESALKU”
    oleh Bunda Manizz Bede pada 22 November 2010 jam 18:46

    senja ini..ketika gerimis aku ingin mainkan jemariku

    dengan pena sederhana..akan kutulis semua perasaanku

    betapa kesalahan itu tlah bawaku jauh terpuruk

    betapa dosa itu seret aku pada hidup yang tak lagi nyaman

    gelisah pada setiap detik waktuku

    tak mengerti lagi pada arah mana langkah tertuju

    dan ketika tlah terbaca teguran atasku satu persatu

    tlah kubuka mata dan tersadar…

    Allah ya Rabb…aku tlah jauh dari Mu..semakin jauh…

    mungkin beribu istigfar tidak akan bisa hapus dosaku

    semua kesalahanku tlah tinggalkan jalan-Mu ya Rabb

    banyak yang tak ku kenali lagi dari sifatku

    berubah…mungkin karena labilnya imanku

    tak semestinya aku begitu..

    Allah ya Rabb..rangkul aku kini

    jangan lagi Engkau lepaskan pelukanku

    aku ingin bersimpuh dan bertaubat ya Allah

    beri aku waktu untuk kembali pada jalan-Mu

    terima aku ya Allah…

    dalam kenaifanku..banyak langgar perintah-Mu

    dalam ketakberdayaanku tlah kucederai imanku

    dalam kesunyian tlah kurobek lembaran janji suci itu

    noktah merah yang pudarkan anganku akan bahagia

    sejatinya kasih yang begitu kuyakini dulu dan nanti

    seharusnya tak mampu goyahkan setiaku

    terkapar aku kini ya Ilahi…

    tak berdaya dalam penyesalan yang panjang

    terpuruk dalam sesal yang tak bertepi

    dan kini..aku datang dalam tepian hari-Mu

    bersimpuh aku pada merahnya langit-M u

    dan hanya kepada Engkau aku akan kembali

    Allahu Rabbi…pemilik segala..

    tergugu aku kini…dan air mata ini hanya untuk Engkau

    Ampuni aku…pada sisa waktuku.

    Untuk diri yang kini

    (semoga jadi inspirasi)

    “Peraduanku, Oktober dan hujan 2010

    senja…satu masa..satu ketika..satu rasa

  11. Sementara mata tetap bertahan dan berbohong dengan kuatnya, hatiku tak mampu lagi tertunduk sendu di tengah himpitan pertanyaan tentang apa arti kehadiran jika tanpa penghargaan berupa lukisan perhatian.

    Aku mencintaimu di kala surut dan pasang, di tengah ladang gersang, di ujung hari yang sepi, di tepian luka yang sunyi. Tidak bisakah kau lihat bahwa putaran tarianku mulai melemah dan tdak lagi searah jarum jam yang kau pancangkan di dasar anganku?

    Seharusnya kau tahu, burung pergi ke awan bukan untuk mencari makan, ia pergi karena muak akan kesendirian dan pengharapan akan keindahan yang dulu singgah di pelupuk matanya. Suatu keindahan yang kini sibuk mengindahkan dirinya, memejamkan mata dari tangan yang telah mulai lelah berusaha menggapainya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s